Advertisement
Wisata

Wisata Bukit Hiliwuku di Sumba Timur Bukan untuk Diperjualbelikan

Bukit Hiliwuku yang terletak di Desa Katiluku, Kecamatan Matawai Lapau, Kabupaten Sumba Timur NTT merupakan salah satu bukit terindah dengan luas ribuan kilometer persegi ...

TIMES Indonesia,
Wisata Bukit Hiliwuku di Sumba Timur Bukan untuk Diperjualbelikan
Bukit Hiliwuku yang mempesona terletak di Desa Katikuluku, Kecamatan Matawai Lapau, Kab. Sumba Timur.(FOTO: @adii.ndp)
A-AA+

SUMBA TIMUR Bukit Hiliwuku yang terletak di Desa Katiluku, Kecamatan Matawai Lapau, Kabupaten Sumba Timur NTT merupakan salah satu bukit terindah dengan luas ribuan kilometer persegi menyimpan banyak keindahan alam.

“Kawasan bukit Hiliwuku ini sangat indah yang masuk dalam kawasan lindung jadi tidak diperjual belikan apalagi investasi abal-abal atau mau jadi milik pribadi karena kawasan ini akan menjadi asset Pemerintah daerah Sumba Timur,” kata seorang pemerhati Destinasi wisata Sumba Yudi Rawambaku Minggu (6/2/2021).

Advertisement

Yudi mengungkapkan, bukit Hiliwuku adalah bukit eksotik dengan lekukan bukit yang sangat unik berjarak 40 kilometer dari arah Kota Waingapu. Bukit Hilwuku punya makna sebagai gadis Sumba dengan usia akil balig yang memiliki model rambut unik.

“Bukit ini salah satu tempat yang menjadi destinasi sangat menarik sedangkan untuk menjangkaunya sangat mudah karena infrastruktur jalannya sudah memadai,” tuturnya.

Menurut Yudi, destinasi ini sering dikunjungi para wisatawan baik wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara. Lokasinya sering dimanfaatkan untuk foto preweed. Bahkan perwakilan perusahan Ferrary Jakarta menjadikan tempat itu untuk photoshoot mobil Ferrary Portofino.

Yudi menambahkan, pemanfaaat lahan bukit Hiliwuku yang harus jelas peruntukannya. Agar pemerintah setempat dapat mengoptimalkan bukit itu sebagai tempat wisata terbaik di Sumba Timur.

“Inilah yang membedakan antara lahan alam dengan lahan-lahan kawasan konservasi yang ada di Sumba Timur. Oleh sebab itu Bukit Hiliwuku ini tidak boleh diperjual belikan atau diinvestasi secara abal-abal oleh oknum yang tak bertanggung jawab karena ini adalah nilai jual pemerintah daerah dalam rangka pengembangan pariwisata di Sumba Timur,” papar Yudi Rawambaku pemerhati destinasi Sumba.      

Advertisement

 

 

    

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Moh Habibudin
PenulisMoh HabibudinPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2020. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia