Advertisement
Wisata

Usai Dipenuhi Bangkai Ikan, Wisata Kum-Kum di Kolam PPP Mayangan Kembali Normal

Wisata berendam (kum-kum) di kolam Pelabuhan Perikanan Pantai atau PPP Mayangan, Kota Probolinggo, Jatim, kembali normal. ... ... ...

TIMES Indonesia,
Usai Dipenuhi Bangkai Ikan, Wisata Kum-Kum di Kolam PPP Mayangan Kembali Normal
Nampak pengunjung berendam di bibir pantai (FOTO: Rapel/TIMES Indonesia)
A-AA+

PROBOLINGGO Wisata berendam (kum-kum) di kolam Pelabuhan Perikanan Pantai atau PPP Mayangan, Kota Probolinggo, Jatim, kembali normal. Setelah sebelumnya, Jumat (11/02/2022) sore, ribuan bangkai ikan mengambang dan memenuhi bibir pantai tersebut. 

Abdullah salah satu pemilik kios di pelabuhan itu menjelaskan, kini nampak aktivitas pengunjung kembali normal seperti sebelumnya.  

Advertisement

"Untuk kuota pengunjung sore ini sudah mulai kembali normal. Bahkan yang kum-kum sudah nampak ramai dari tadi jam tiga sore, dan bangkai ikan yang kemarin sudah bersih kebawa ombak, kan ini airnya berputar terus," terangnya, Sabtu (12/2/2022). 

PPP-Mayangan-4.jpg

Kini sudah tidak ada lagi keluhan dari pengunjung yang merasakan pusing, bahkan nampak anak-anak dan wanita berendam ria bersama. 

"Sangat senang kalau kondisi air laut bersih seperti ini, tidak sepeti kemarin waktu saya ke sini. Bangkai ikannya juga sudah bersih, istri sama anak saya sudah tidak merasa pusing lagi seperti kemarin," ucap Suhab, salah satu pengunjung. 

Berita sebelumnya, banyak ikan mati dan mengambang di kolam PPP Mayangan, Jumat. Hal itu terlihat sekitar pukul 16.00 WIB, saat air laut pasang. 

Advertisement

PPP-Mayangan-3.jpg

Kondisi itu membuat pengunjung enggan turun dan berendam. Diduga, fenomena tersebut terjadi akibat tumpahan solar yang mencemari laut. 

Pengunjung yang khususnya masih anak-anak, dan wanita sempat merasa sedikit pusing saat mandi dan berendam di kolam PPP Mayangan. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Ryan H
PenulisRyan HJurnalis yang meliput, peristiwa, politik, hukum, pemerintahan, seni, budaya, hingga isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia