Wisata

Tiket Masuk Candi Borobudur Rp 750.000, Ini Kata Bhikku Pannyavaro

Rabu, 08 Juni 2022 - 11:37 | 33.46k
Candi Borobudur. (foto: traveloka.com)
Candi Borobudur. (foto: traveloka.com)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI, Luhut Binsar Pandjaitann akhir-akhir ini heboh dengan pernyataannya tentang kenaikan harga tiket masuk Candi Borobudur sebesar Rp.  750.000,00. Luhut menyebutkan jika pemerintah mengeluarkan kebijakan itu untuk menjaga kelestariaan dari warisan budaya Candi Borobudur. Selain itu juga untuk menjaga ketentraman candi dari segala bentuk ancaman. 

Tentu saja, perihal lain seperti masukan, kritik, dan protes warga dari berbagai kalangan juga disadari oleh Luhut. Selain itu, Luhut juga menetapkan aturan mengenai pembatasan pengunjung Candi Borobudur. Luhut menargetkan jumlah kunjungan dengan harga yang ditetapkannya pun berrjumlah 1.200 orang per harinya.  Beberapa kebijakan tersebut masih dalam tahap perundingan dan akan dputuskan pekan depan oleh Presiden RI, Joko Widodo. 

Advertisement

Ditengah banyaknyaa protes yang berdatangan, salah satu tokoh agama Buddha Bhikku Sri Pannyavaro Sri Pannyavaro menjelaskan jika rakyat kecil yang beragama Buddha sedikit kemungkinan akan menjangkau harga tiket Rp. 750.000,00. Namun Sri Pannyavaro menyetujui untuk pembatasan 1.200 prang pengunjung per hari akan tetapi tidak dengan harga yang diusulkan. 

"Rakyat kecil (umat Buddha pedesaan yang cukup banyak di Jawa Tengah) bahkan sampai yang meninggal dunia pun tak akaan mampu naik ke atas candi untuk melakukan puja atau pradaksina jika diharuskan membayar biaya yang sangat maahal untuk mereka," ujar Pannyavaro, dikutip dari kompas.com. 

Sri Pannyavaro juga memiliki usul untuk kuota yang diusulkan yang mana jika pada hari tersebut pengunjung telah mencapai batas kuota, maka dipersilahkan untuk kembali di hari berikutnya. Melalui pendapatnya, Sri Pannyavvaro berharap jika pemerintah juga akan memperhatikan umat Buddha dalam membuat keputusan terkait regulasi Candi Borobudur.

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Irfan Anshori
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES