Wisata

Kemenparekraf RI Gelar BISA FEST, Pesona Seni Tari dan Kerajinan Gerabah di Lombok Barat

Minggu, 12 Juni 2022 - 20:03 | 78.53k
Suasana kegiatan BISA FEST di Pasar Seni Desa Banyumulek, Kecamatan Kediri,  Kabupaten Lombok Barat, Provinsi NTB.(Foto: Dinas Pariwisata Lombok Barat).
Suasana kegiatan BISA FEST di Pasar Seni Desa Banyumulek, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi NTB.(Foto: Dinas Pariwisata Lombok Barat).

TIMESINDONESIA, LOMBOK BARAT – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf RI) bekerjasama dengan DPR RI dan Dinas Pariwisata Lombok Barat menggelar kegiatan BISA FEST Semarak Kreasi Seni Gerabah dan Seni Tari Lombok, Minggu (12/6/2022).

Kegiatan yang menghadirkan 40 peserta dari para pelaku seni dan pengrajin Gerabah di Lombok Barat ini dilaksanakan di Pasar Seni Desa Banyumulek, Kecamatan Kediri,  Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Advertisement

Selain dibuka secara resmi oleh Anggota DPR RI Komisi X M. Syamsul Lutfi, kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh Subkoordinator Strategi Event Daerah Kemenparekraf RI Vicky Apriansyah dan Kepala Dinas Pariwisata Lombok Barat H. M. Fajar Taufik.

"Pelaksanaan BISA FEST di Lombok Barat merupakan kegiatan pemberdayaan pelaku parekraf yang produktif untuk meningkatkan kualitas ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif dalam rangka mendukung dan menunjang pengembangan parekraf yang kreatif dan berkelanjutan," jelas Vicky Apriansyah saat membuka kegiatan.

Mewakili Kemenparekraf RI, ia juga menyampaikan apresiasi bagi para pelaku ekonomi kreatif di bidang seni tari dan kerajinan gerabah di Lobar yang masih produktif di masa pandemi ini.

"Kami berharap seni tari dan gerabah di Lombok Barat dapat dikemas menjadi daya tarik dan atraksi menarik dengan pendekatan inklusif, berkualitas dan berkelanjutan sehingga membuat lebih banyak wisatawan tertarik untuk berkunjung ke Lombok Barat sehingga mampu menyokong perkembangan pariwisata secara nasional," katanya.

Sementara, M. Syamsul Lutfi berharap kegiatan BISA FEST ini bisa menjadi salah satu momentum untuk membangkitkan kembali pariwisata di Lombok Barat.

"Semoga kegiatan ini bisa jadi momentum kebangkitan pariwisata baik itu yang sifatnya perjalanan wisata, adat istiadat, seni budaya, kuliner dan akomodasi yang ada di daerah kita ini bisa kita tingkatkan kualitasnya," ujarnya.

kerajinan-gerabah.jpgBerbagai kerajinan gerabah dari Desa Wisata Banyumulek, Lombok Barat dipamerkan dalam kegiatan BISA FEST Semarak Kreasi Seni Gerabah dan Seni Tari Lombok, Minggu (12/6/2022).(Foto: Dinas Pariwisata Lombok Barat).

Menurut Saymsul Lutfi, pariwisata adalah sektor yang membutuhkan keterlibatan banyak pihak dan tidak bisa hanya mengedepankan kepentingan kelompok atau organisasi tertentu saja.

"Kalau kita berbicara pariwisata, tidak bisa kita berfikir secara ego sektoral tapi kita perlu kolaborasi supaya bagaimana mindset kita sebagai para pelaku pariwisata ini bisa berubah, bagaimana kita bisa menyuguhkan dan memberikan pelayanan yang baik kepada para tamu kita," paparnya.

Kepala Dinas Pariwisata Lombok Barat H. M. Fajar Taufik berharap kegiatan BISA FEST ini mampu menghadirkan atraksi yang lebih variatif khususnya di Desa Banyumulek.

"Selama ini di Desa Wisata Banyumulek hanya menjual kerajinan gerabah, kedepannya desa wisata ini harus bisa menampilkan atraksi-atraksi lain, baik itu atraksi seni maupun atraksi budaya di desa ini," kata Taufik.

Ia juga memyebutkan jika kuliner di Desa Banyumulek punya potensi untuk mendukung atraksi pariwisata yang sudah ada di desa ini.

"Kalau semua itu ada di sini, wisatawan akan lebih lama di desa ini dan akan membelanjakan uangnya lebih banyak di desa wisata ini," ujar Taufik

Kegiatan BISA FEST yang diinisiasi Kemenparekraf RI ini juga menampilkan sejumlah pertunjukan seni tari dari sejumlah sanggar yang ada di daerah Lombok Barat di antaranya penampilan Tari Gandrung Lombok dari Sanggar Seni Saseguh, Pertunjukan Peresean dari Sanggar Tari Mawar Desa Sesele serta penampilan Seni Tari Aik Meneng dati Sanggar Seni SMA 1 Narmada.(*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES