Wisata

Lombok Travel Mart 2022 Siap Digelar, Sinyal Bangkitnya Pariwisata NTB

Kamis, 16 Juni 2022 - 22:54 | 62.49k
Ketua ASPPI NTB, Badrun saat memberi keterangan terkait pelaksanaan Lombok Travel Mart 2022. (Foto: Anugrah Dany/TIMES Indonesia)
Ketua ASPPI NTB, Badrun saat memberi keterangan terkait pelaksanaan Lombok Travel Mart 2022. (Foto: Anugrah Dany/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MATARAM – Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia Nusa Tenggara Barat (DPD ASPPI NTB) akan menggelar kegiatan rutin Lombok Travel Mart (LTM), pada 21-23 Juni 2022.

Memasuki tahun penyelenggaraan ke-8, LTM 2022 mengangkat tema 'Infinite Mandalika'. Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan dari DPD ASPPI NTB terhadap program pemerintah di bidang pariwisata.

Advertisement

"LTM tahun ini diharapkan dapat menjadi upaya komunikasi dan jembatan kebangkitan ekonomi pariwisata pasca pandemi dan mata rantai promosi destinasi wisata di NTB," kata Ketua ASPPI NTB, Badrun saat konferensi pers, di Mataram, Kamis (16/6/2022).

Badrun menjelaskan, konsep Infinite Mandalika kali ini akan mempromosikan potensi alam, budaya, atraksi sosial hingga kearifan lokal desa wisata yang akan menjadi pilar pariwisata berkelanjutan.

"Acara LTM 2022 ini dikemas dalam tiga hari. Dimana yang menarik dalam kegiatan ini adalah para peserta akan diajak inspeksi langsung ke Sirkuit Mandalika, mengunjungi Kota Tua Ampenan hingga datang ke desa wisata di Lombok Barat dan Lombok Tengah," paparnya.

Dalam kegiatan LTM 2022 ini akan mengundang 150 buyer (agen/biro travel) domestik dan internasional. Selain itu, kegiatan tersebut juga dihadiri 50 seller terbaik dari Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Untuk mensukseskan LTM 2022, seluruh kegiatan akan dilaksanakan dengan menerapkan prokotol kesehatan yang ketat, sesuai dengan standar Kemenparekraf RI," ujar Badrun.

Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan LTM 2022 ini mendapat dukungan dari Kemenparekraf RI, Pemprov NTB, Pemkab Lombok Barat, Pemkab Lombok Tengah, ITDC, desa wisata binaan ASPPI, UMKM oleh-oleh, biro travel, serta sejumlah event organizer.

Menurutnya, Lombok Travel Mart 2022 juga diarahkan untuk mendorong dan menjadi pengungkit  kebangkitan pariwisata di Provinsi NTB.

"Sedangkan Forecast Revenue bisnis yang ditargetkan Lombok Travel Mart kali ini memiliki perkiraan transaksi sebesar Rp50 Miliar per tahun. Kami berharap kegiatan ini dapat kembali menjadi semangat untuk bangkitnya pariwisata NTB," tutur Badrun. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES