Wisata

Mengupas Sebutan Curug Bilik di Pangandaran

Jumat, 09 September 2022 - 05:29 | 28.35k
Curug Bilik di Dusun Sindangsari, Desa Jayasari, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran. (Foto: Faizal Amiruddin/travel.detik.com)
Curug Bilik di Dusun Sindangsari, Desa Jayasari, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran. (Foto: Faizal Amiruddin/travel.detik.com)

TIMESINDONESIA, PANGANDARAN – Sebutan Curug Bilik yang berlokasi di Dusun Sindangsari, Desa Jayasari, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran hingga kini belum ditemukan keabsahannya.

Curug Bilik merupakan air terjun yang terdapat dijalur sungai yang dijadikan sebagai mata air oleh masyarakat untuk pertanian.

Advertisement

Suasana alam yang indah dan unik berhasil menarik perhatian wisatawan lokal untuk menikmati suasana Curug Bilik. Bahkan banyak warga yang sengaja berkunjung ke Curug Bilik untuk menikmati masakan nasi liwet.

Hingga kini, sebutan Curug Bilik belum ditemukan keabsahannya, penulis mendapat informasi berbeda dari berbagai sumber tentang sebutan Curug Bilik.

Curug-Bilik-1.jpgCurug Bilik di Dusun Sindangsari, Desa Jayasari, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran. (Foto: Faizal Amiruddin/travel.detik.com)

Warga setempat Kiki menuturkan, sebutan Curug Bilik dilatarbelakangi saat pembangunan jembatan.

"Ketika membangun jembatan, air dari hulu yang mengalir ke hilir dibendung menggunakan bilik atau anyaman bambu," kata Kiki, Kamis (8/9/2022).

Sumber lain Aceng mengatakan, sebutan Curug Bilik dilatarbelakangi oleh insiden seorang warga yang sedang membawa bilik terjatuh ke jalur sungai.

"Kata orang dulu ada yang membawa gulungan bilik, ketika menyebrang gulungan bilik jatuh dan terbawa arus air," kata Aceng.

Sementara sumber lain Jijan menyebutkan, sebutan Curug Bilik karena bukit pada jalur sungai tersebut terlihat seperti bilik.

Curug-Bilik-2.jpgCurug Bilik di Dusun Sindangsari, Desa Jayasari, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran. (Foto: Faizal Amiruddin/travel.detik.com)

"Cekungan dan konstruksi jalur sungainya mirip bilik, jadi warga menyebut Curug Bilik," kata Jijan.

Kondisi saat ini, belum ada pengelola dan penataan, padahal lokasi itu kini semakin diminati pengunjung.

Secara geografis, lokasi Curug Bilik berada pada jalur alternatif penghubung Pangandaran-Tasikmalaya melalui Cikatomas. Lokasi Curug Bilik sangat berpotensi dijadikan objek wisata alam karena keberadaannya sangat strategis. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES