Wisata

Menuju Kemandirian Ekonomi, Desa Sumberharjo Pacitan Kembangkan Wisata Taman Watulakar

Selasa, 20 September 2022 - 00:34 | 385.71k
Menuju Kemandirian Ekonomi, Desa Sumberharjo Pacitan Kembangkan Wisata Taman Watulakar
Taman Watulakar salah satu destinasi andalan di Desa Sumberharjo Pacitan kini terus berinovasi demi wujudkan kemandirian ekonomi. (FOTO: Yusuf Arifai/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, PACITAN – Bangkit menuju kemandirian ekonomi. Desa Sumberharjo, Kecamatan/Kabupaten Pacitan, Jawa Timur kini mulai berinovasi untuk mengembangkan potensi wisata, yakni Taman Watulakar

Dalam waktu dekat, gagasan untuk membentuk kawasan wisata untuk kemandirian ekonomi itu bakal terwujud. Saat ini Pemerintah Desa (Pemdes Sumberharjo) secara bertahap melakukan pembangunan Taman Watulakar. Bahkan, warga setempat sangat antusias untuk gotong-royong menyulap lahan yang semula masih berupa ladang tak produktif. 

"Sedari pembukaan akses jalan, warga sangat antusias penuh suka-cita berbondong-bondong membantu. Sekarang tahap pembangunan Taman Watulakar. Jujur, saya sendiri yang punya gagasan dan menawarkan kepada warga, alhamdulillah mendukung bahkan ada yang rela memberikan materi dan tenaga," kata Kades Sumberharjo, Hariyadi, Senin (19/9/2022). 

Taman-Watulakar-2.jpgTaman Watulakar menyajikan konsep wisata alam berupa bunga dan buah-buahan, tempatnya di pedesaan cocok buat swafoto yang instagramable. (FOTO: Yusuf Arifai/TIMES Indonesia) 

Pun demikian, menurut Hariyadi, untuk membangun desa wisata diperlukan tiga komponen penting, pertama memiliki potensi wisata, kedua, minat kesiapan masyarakat terhadap pengembangan destinasi wisata setempat, ketiga, keunikan konsep desa wisata tersebut. 

"Dulunya memang hutan dan pepohonan milik warga sekitar, kemudian dua tahun terakhir menggandeng BUMDes. Selama 20 tahun ke depan, kami sudah tekan MoU untuk mewujudkan desa wisata ini. Dan klausulnya setelah 20 tahun masih bisa diperpanjang lagi sesuai dengan kondisi," terangnya. 

Selain itu, Hariyadi tak ingin warganya merasa cukup menjadi penonton di setiap proses pembangunan. Oleh karena itu, semua pihak termasuk komunitas lokal sengaja dia gandeng dalam merintis kawasan wisata Watulakar secara berkelanjutan. 

"Semua unsur warga terlibat. Terutama mengoptimalkan sumber daya yang ada seperti produk UMKM lokal, kuliner bahkan budaya. Yang kami sajikan kepada wisatawan adalah kolam renang anak, kolam ikan, spot selfie, gasibu, taman bunga, wahana bermain anak, mini ATV anak, wisata keliling situs Watulakar dan view keindahan alam dengan Jeep dan masih banyak lagi," paparnya. 

Taman-Watulakar-3.jpgKades Sumberharjo, Hariyadi saat meninjau pembangunan Taman Watulakar bersama Camat Pacitan, Sugiyem sebelum diresmikan pada 14 Oktober mendatang. (FOTO: Yusuf Arifai/TIMES Indonesia) 

Dalam waktu dekat, Taman Watulakar akan resmi diluncurkan. Sedangkan dari aspek pembiayaan dalam pembangunan tidak sampai miliaran. "Total biaya sampai peresmian tanggal 14 Oktober nanti sekitar Rp250 juta," jelas Hariyadi kepada TIMES Indonesia. 

Sementara itu, Camat Pacitan Sugiyem mengapresiasi upaya dan langkah Pemdes Sumberharjo dalam memanfaatkan potensi yang ada. Sebagai tindak lanjut, pihaknya juga akan berkomitmen mengawal hingga tahap pengembangan. Mengingat kawasan tersebut aset berharga. 

"Saya sangat senang dan menyambut baik apa yang sudah dilaksanakan oleh Pemdes Sumberharjo bekerja sama dengan BUMDes dalam rangka merintis sebuah inovasi destinasi wisata yang di situ terdapat situs sejarah, ini memang harus dilestarikan," katanya. 

Perempuan yang juga mantan Camat Donorojo itu optimistis, ke depan wisata Taman Watulakar mampu berkembang dan menjadi jujukan wisatawan sehingga mendongkrak Pendapatan Asli Desa (PADes). 

"Dampaknya akan dirasakan oleh masyarakat. Berdasarkan evaluasi sementara, Desa Sumberharjo ini salah satu desa yang BUMDesnya mampu secara mandiri merintis destinasi wisata. Dengan pengelolaan yang baik, nanti harapannya ada unit usaha pendongkrak PADes," ujar Sugiyem. 

Sebagai informasi, kawasan wisata Taman Watulakar ini terletak di Dusun Craken Wetan, Desa Sumberharjo. Hanya satu kilometer dari Pendopo Kabupaten Pacitan, anda dapat menikmati suasana alam yang masih asri dan sejuk di sini. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

KOPI TIMES