Wisata

Program Kelaju, Sulap Kampung Nelayan Pancer Banyuwangi Jadi Destinasi Warna Warni

Selasa, 04 Oktober 2022 - 16:10 | 26.50k
Program Kelaju, Sulap Kampung Nelayan Pancer Banyuwangi Jadi Destinasi Warna Warni
Sejumlah pelaku UMKM warung wisata di Pantai Cemara Pancer, Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. (Foto : Syamsul Arifin/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Seluruh elemen masyarakat Banyuwangi, Jawa Timur, terus bahu membahu bersama bangkit dari keterpurukan masa pandemi Covid-19. Seperti yang dilakukan oleh masyarakat Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran.

Demi meningkatkan optimisme dan kebersamaan, mereka mencetus program Kampung Nelayan Maju atau disebut program Kalaju. Disini, sejumlah bangunan fasilitas umum serta pelaku UMKM di Destinasi Wisata Pantai Cemara Pancer dan Pantai Mustika, diberi cat warna-warni. Maka jangan heran wilayah setempat kini disulap selayak kampung pelangi.

“Fasilitas umum, sekolah, pelaku UMKM atau warung wisata di Pantai Cemara Pancer, Pantai Mustika, di cat warna-warni, sehingga terlihat lebih indah, unik dan menyenangkan,” ucap Eko Witanto, tokoh masyarakat setempat, Selasa (4/10/2022).

Pelaksanaan program Kalaju ini, layak diacungi jempol. Karena murni atas inisiatif masyarakat. Serta atas dukungan dari PT Merdeka Copper Gold Tbk, yang merupakan induk perusahaan PT Bumi Suksesindo (PT BSI).

Dalam pelaksanaan program Kalaju, PT Merdeka Copper Gold Tbk, menyediakan segala kebutuhan melalui Corporate Social Responsibility (CSR). Sedang masyarakat Dusun Pancer, Desa Sumberagung, menjadi pelaksana dan penerima manfaat.

Pantauan dilapangan, sejak dijalankan program Kalaju, sejumlah fasilitas umum dan sekolah di Dusun Pancer, menjadi lebih sumringah. Berwarna-warni, cukup menghibur mata yang melihat.

Begitu pula penampakan sejumlah pelaku UMKM atau warung wisata diarea Pantai Cemara Pancer. Jadi lebih mencuri pandang. Nampak lebih unik. Para pengunjung pun jadi lebih betah berlama-lama.

“Program Kalaju ini juga sekaligus menjadi penunjang sektor wisata Banyuwangi, khususnya diwilayah Dusun Pancer,” cetus Eko.

Pancer-Banyuwangi-2.jpgBangunan sekolah di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, diberi cat warna-warni dalam pelaksanaan program Kalaju. (Foto : Syamsul Arifin/TIMES Indonesia)

Melalui program Kalaju, saat ini sejumlah fasilitas umum dan sekolah telah berubah tampilan berwarna-warni. Begitu pula berderetan pelaku UMKM warung wisata di Pantai Cemara Pancer dan Pantai Mustika.

Nurohmah, salah satu pelaku UMKM warung wisata penerima manfaat program Kalaju, mengaku sangat senang dengan wajah lapak miliknya di Pantai Cemara Pancer. Lebih bersih dan indah. Unik serta memancarkan aura bahagia. Sangat cocok dengan suasana sejuk Pantai Cemara Pancer.

“Pengunjung lebih senang. Saya pun juga senang, warung wisata kami menjadi lebih bagus,” katanya.

Program Kalaju atau Kampung Nelayan Maju ini diharapkan mampu menjadi daya dukung sektor pariwisata Banyuwangi. Terutama untuk destinasi wisata diwilayah Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran.

Seperti diketahui, daerah setempat sedikitnya terdapat 4 destinasi wisata pantai. Meliputi Pantai Pulau Merah, Pantai Gumuk Kancil, Pantai Cemara Pancer dan Pantai Mustika. Keempatnya memiliki pemandangan yang cukup eksotis. Panorama alam indah nan asri dengan hamparan pantai yang luas. Sepoi angin yang berhembus serta suara deburan ombak pantai selatan menjadi ciri khas. Dan membuat siapa saja betah.

Apalagi ditambah keberadaan program Kalaju. Bukan hanya kebangkitan sektor wisata yang terjadi. Suguhan warna-warni bangunan dipastikan bakal memberi efek motivasi masyarakat untuk bangkit dari keterpurukan ekonomi pascapandemi Covid-19. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Dody Bayu Prasetyo
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

KOPI TIMES