Wisata

Healing ke Bendungan Tukul, Cara Baru SDN 1 Karanggede Pacitan Rayakan Hari Santri

Minggu, 23 Oktober 2022 - 11:16 | 29.41k
Siswa SDN 1 Karanggede saat healing merayakan Hari Santri Nasional di Bendungan Tukul Pacitan. (FOTO: Endah for TIMES Indonesia)
Siswa SDN 1 Karanggede saat healing merayakan Hari Santri Nasional di Bendungan Tukul Pacitan. (FOTO: Endah for TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, PACITAN – Masih dalam suasana Hari Santri Nasional. Kali ini SDN 1 Karanggede, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur merayakannya dengan menikmati keindahan destinasi wisata setempat, yakni Bendungan Tukul.

Kepala SDN 1 Karanggede Nanik Sugiati mengatakan, puncak perayaan Hari Santri Nasional ini menyusul sederet kegiatan yang digelar sejak 18 Oktober 2022 lalu mulai tilawatil quran, hafalan juz amma, dan al barzanji.

Advertisement

"Untuk puncak perayaannya sengaja kami adakan jalan sehat ke Bendungan Tukul," ujarnya, Minggu (23/10/2022).

SDN-1-Karanggede-3.jpgMenikmati suasana kawasan Bendungan Tukul Pacitan. (FOTO: Endah for TIMES Indonesia)

Menurut Sugiati, kegiatan tersebut memiliki tujuan untuk mengenalkan kepada para siswa tentang keberadaan destinasi wisata baru yang berjarak sekitar 1,5 kilometer dari sekolah.

"Selain mengenal, siswa juga dapat mengetahui manfaat adanya Bendungan Tukul itu," terangnya.

Sugiati menilai, healing sambil menikmati suasana alam menjadi pilihan tepat mengingat beberapa siswa ada yang belum paham apa aja manfaat dan fungsi Bendungan Tukul yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada tahun 2021 lalu.

"Bendungan Tukul akan difungsikan sebagai sumber air baku, irigasi dan pengendali banjir, sebab daya tampungnya memiliki kapasitas  8,68 juta meter kubik dan luas genangan 44,81 hektare," paparnya.

SDN-1-Karanggede-2.jpgBendungan Tukul di Desa Karanggede, Arjosari ini diapit bukit yang indah. (FOTO: Endah for TIMES Indonesia)

Perlu diketahui, Bendungan Tukul merupakan satu-satunya bendungan yang ada di Pacitan yang menampung aliran air dari tiga sungai atau sungai telu Desa Karanggede.

Tak hanya itu, ke depan bendungan tersebut diharapkan dapat menjadi destinasi wisata baru untuk para traveler.

Keunikan dari bak penampungan air raksasa ini adalah letaknya seolah di tengah kawah yang diapit oleh beberapa bukit sehingga pemandangan yang disuguhkan sangat luar biasa indah.

Keuntungan lain tempat ini yaitu berada tidak jauh dari destinasi wisata alam lainnya, Pemandian Air Hangat Tirto Husodo dan Monumen Jendral Soedirman.

Sejauh ini, Bendungan Tukul belum dibuka untuk umum sebab ada beberapa infrastruktur yang masih dalam proses pengerjaan.

"Iya tidak boleh masuk ke area dalam, jika ingin melaksanakan kegiatan di area bendungan harus izin terlebih dahulu ke pihak manajemen sebab ada beberapa proses pengerjaan infrastruktur yang belum selesai," kata Satpam Parman.

Meskipun tidak bisa masuk ke bagian dalam, namun antusias siswa diajak healing jalan sehat luar biasa. Mereka mengaku tertarik untuk mengenal lebih dekat satu-satunya bendungan di Kota 1001 goa itu.

"Senang, bisa jalan-jalan dengan teman dan jadi tahu manfaat bendungan," ucap siswa kelas 5 SDN 1 Karanggede, Fika usai menikmati keindahan alam di sekitar Bendungan Tukul saat merayakan puncak Hari Santri Nasional di Pacitan. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES