Wisata

Menikmati La Li Sa, Wisata Pedesaan ala Eropa di Barat Yogyakarta

Jumat, 23 Desember 2022 - 14:32 | 37.50k
La Li Sa, objek wisata buatan pedesaan Ala Eropa yang berada di Barat Yogyakarta. (FOTO: Wahyu Metasari/TIMES Indonesia)
La Li Sa, objek wisata buatan pedesaan Ala Eropa yang berada di Barat Yogyakarta. (FOTO: Wahyu Metasari/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTA – Menikmati wisata di Yogyakarta seakan tak ada habisnya. Selain di pusat Kota, banyak spot- spot wisata seru bergaya modern hingga pedesaan dapat dijumpai di pinggir Kota Gudeg ini. Salah satu spot seru yang baru saja buka yakni La Li Sa Farmer’s Village di Jalan Wates km 13,9 Argosari, Sedayu, Bantul, Yogyakarta.

Mengusung tema pedesaan bergaya Eropa, La Li Sa telah menjadi salah satu destinasi wisata baru yang banyak dikunjungi oleh wisatawan. 

Advertisement

Founder La Li Sa Farmer’s Village Hendra Kurniawan mengatakan, semua arsitektur yang ada di La Li Sa Farmer’s Village ini di desain langsung oleh putrinya. Ia yang lulusan desain interior di Los Angeles Amerika ini mencoba membawa atmofter Eropa ke Jogjakarta. 

"Jadi ceritanya, lima tahun lalu saya traveling ke Eropa, Paris, Belgia, dan Amterdam. La kok, di Amsterdam ini saya memiliki pengalaman yang mengesankan. Terus jadilah La Li Sa ini," ujar Hendra, Jumat (23/12/2022).

wisata-yogyakarta-2.jpg

Nama La Li Sa sendiri diambi dari nama putrinya, Melisa. Meski terdengar seperti fans Black Pink, namun menurut Melisa jika mengambilan nama La Li Sa ini juga tanpa sengaja, bahkan dia mengaku tidak mengetahui jika La Li Sa itu termasuk single lagu dari Lisa Black Pink.  

Tak hanya untuk berswa foto tempat ini juga dijadikan sebagai area istirahat bagi mereka yang akan menuju ke YIA ataupun sebaliknya. Uniknya, La Li Sa tidak menerapkan tiket masuk sebagaimana lokasi wisata lainnya. 

"Jadi pengunjung cukup membeli minuman di Coffe Shop kami, apapun minumannya, mereka langsung dapat menikmati beragam fasilitas yang kami sediakan," ucap Hendra. 

Menempati lahan seluas 1,5 hektare dengan lebar 110 meter, La Li Sa menyajikan pemandangan perbukitan sawah yang hijau nan indah. Adapun fasilitas yang ditawarkan La Li Sa Farmer’s Village terdiri dari restaurant fast food, coffee shop, photo spot, toko es krim My Gelato, dan pusat oleh- oleh Jogja Pasaraya. 

wisata-yogyakarta-3.jpg

Selain itu, La Li Sa juga memiliki kantong parkir yang sangat luas, yang dapat menampung 100 mobil, 300 motor, dan 30 bus pariwisata. Kemudian ada juga toilet dan mushala. 

Ke depan pihaknya akan terus mengembangkan La Li Sa sebagai destinasi wisata yang menawarkan alternative wisata yang tak hanya untuk berswafoto tetapi juga menggandeng pelaku- pelaku wisata lokal untuk bergabung.

"Contohnya nanti akan ada sepeda wisata, hiking, dan food festival dengan mengandeng UMKM," pungkas Aditya Suryadinata, CEO La Li Sa sebagai objek wisata pedesaan di Yogyakarta. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Ronny Wicaksono
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES