Wisata

Inilah 5 Fakta Candi Jabung Di Probolinggo

Minggu, 08 Januari 2023 - 16:07 | 174.40k
Candi Jabung Di Probolinggo. (foto: idsejarah.net)
Candi Jabung Di Probolinggo. (foto: idsejarah.net)

TIMESINDONESIA, PROBOLINGGO – Fakta Candi Jabung nampaknya sangat menarik untuk diulas secara lebih detail. Peninggalan sejarah dengan kekayaan nilai murni menjadi semakin membuat kualitas pemberdayaannya sangat penting untuk dilestarikan hingga mampu menjadi salah satu aspek pemertahanan budaya.

Seperti yang telah diketahui bahwa Indonesia sebagai salah satu negara dengan tingkat keanekaragaman budaya sangat kental dengan banyaknya aspek penting peninggalannya. Bahkan ada banyak sekali peninggalan seperti candi dengan cerita dan peradaban panjang pada masa kejayaan.

Salah satu candi yang saat ini bahkan masuk dalam 7 keajaiban dunia adalah Borobudur. Akan tetapi penting juga untuk dipahami bahwa candi Borobudur hanya salah satu diantara sekian banyak candi bersejarah lain di berbagai daerah di Indonesia, contohnya adalah candi Jabung yang terletak di Probolinggo.

Ada banyak sekali Fakta Candi Jabung yang patut untuk diperhatikan dari semua aspek terbarukan candi ini. Berikut ini adalah beberapa rangkuman dari semua hal tersebut.

5 Fakta Candi Jabung Yang Wajib Kamu Tahu

Nilai sejarah menjadi mekanisme penting dalam lingkup pertimbangan nilai-nilai utama keberadaan candi, khususnya candi Jabung yang terletak di daerah Probolinggo ini.

1.    Dibangun Pada Masa Kerajaan Majapahit

Fakta Candi Jabung yang pertama adalah dibangun pada masa kerajaan majapahit yang di pimpim oleh Raja Hayam Wuruk. Sehingga bisa disimpulkan bahwa candi ini memang berusian cukup tua, mengingat kerajaan majapahit berdiri dan berada di nusantara beberapa abad silam.

Sebagai salah satu candi yang dibangun oleh kerajaan majapahit maka tidak heran jika candi jabung ini syarat akan beberapa nilai sejarah cukup kental. Apalagi majapahit menjadi salah satu kerajaan dengan kedigdayaan cukup besar dan mampu mencatatkan peradaban sendiri dalam sejarah nusantara.

Salah hal yang mungkin bisa memberikan pertimbangan cukup besar adalah candi ini memiliki salah satu perbedaan tersendiri dari pada candi lain. perbedaan tersebut terjadi karena candi tersebut tersusun atas batu hitam dengan ukiran indah dan khas jawa, sehingga membuat coraknya begitu menarik perhatian.

Fakta Candi Jabung dengan hubungan erat kerajaan majapahit ini secara akumulasi akan membuktikan bahwa kualitas candi ini layak untuk mendapatkan perawatan cukup maksimal. Nilai sejarah yang ditorehkan oleh kerajaan majapahit membuat kualitasnya mampu dijadikan salah satu aspek penting pelajaran saat ini.

2.    Dibangun Oleh 4 Bidadari

Fakta selanjutnya yang tidak kalah menarik adaah candi yang berlokasi tepatnya di kota madya Kraksaan probolinggo ini adalah proses pembangunannya. Menurut kabar dan cerita yang berkembang candi Jabung ini tidak dibangun oleh manusia, sebab ada campur tangan dari mahluk lain.

Mahluk lain yang juga memiliki peran penting dalam pembangunan candi ini adalah putri kahyangan. Menurut Fakta Candi Jabung empat putri kahyangan ini adalah yaitu, Nawang Wulan, kemudian Nawang Sito, lalu Nawang Sukma, hingga Nawang Sari

3. Tempat Ibadah Umat Hindu

Menurut salah saumber kuat yakni Kitab Nagarakertagama, candi yang bernama Jabung ini merupakan bangunan dengan karakteristik erat Agama Budha, atau biasa dikenal dengan nama Sugara Pratista. Sehingga sangat wajar apabila kapasitas dan pertimbangan tempat ini untuk dijadikan tempat peribadatan benar adanya.

Fakta Candi Jabung  yang juga mendukung hal tersebut adalah Candi ini merupakan tempat pendharmaan seorang istri dari Raya Bhre Gundal, menurut sejarah Raja Bhre Gundal ini masih memiliki trah keluarga dari Raja Hayam Wuruk.

Untuk membuktikan aspek tersebut dalam beberapa keterangan sejarah disebutkan bahwa ketika Raja Hayam Wuruk, mengunjungi daerah bagian timur Majapahit tepatnya pada tahun 1356 Masehi, sesampai pada lokasi candi Jabung ini kemudian hayam wuruk mengadakan upacara tabur bunga "nyekar".

Acara nyekar tersebut dilakukan pada pusat candi, dan pusat candi Jabung ini merupakan tempat persemayaman dari abu dari Raja Bhre Gundal. Hal ini semakin menguatkan Fakta Candi Jabung  bahwa candi Jabung ini memiliki hubungan erat dengan kerajaan majapahit.

Melihat semua akses bukti sejarah tersebut maka tidak heran jika candi ini dikenal sebagai tempat singgah, yang didalamnya biasa dilakukan upacara tabur bunga. Aspek inilah yang secara akumulasi membuat candi ini sangat lekat dengan budaya agama Hindu.

Satu aspek lain yang juga memberikan bukti kuat bahwa candi Jabung ini merupakan tempat peribadatan umat hindu adalah dahulu candi ini juga menjadi tempat peribadan bagi Dewa Siwa. Dewa ini adalah salah satu simbol dan bentuk keyakinan umat hindu.

4.    Arsitek Unik

Fakta Candi Jabung  selanjutnya adalah candi ini dikenal karena memiliki konsep arsitek yang sangat unik. Apalagi dengan pemilohan bahan utama pembangunan dengan kecenderungan cukup klasik dan menarik.

Apabila melihat langsung akses bangunan yang ada dalam candi ini maka akan nampak jelas tumpukan batu bata merah dengan bahan dasar dan bentuk yang berkualitas. Sehingga bangunan dengan ukuran 13,13 x 9,6 meter dan tinggi saat ini sekitar 15,58 meter, menghadap ke arah barat masih gagah.

Selain itu candi ini terbagi menjadi tiga bagian, muali dari kaki, lalu badan, hingga bagian atap. Kaki candi tersusun dari batur, badan candi berbentuk silinder dan atap candi menurut beberapa data berbentuk stupa, sebab saat ini bagian tersebut telah runtuh.

Fakta Candi Jabung   dari aspek arsiteknya adalah candi ini dulunya dikelilingi oleh pagar, yang memiliki aksen berkualitas sebab juga dibangun dengan bahan dasar batu bata merah. Salah satu buktinya adalah ada satu sisa bentu pagar tersebut yang terletak di sisi barat daya bersampingan dengan sebuah menara candi. 

Tidak lupa juga bahwa candi Jabung ini dilengkapi dengan menara. Perlu juga diketahui bahwa menara candi tersebut memiliki ukuran 2, 55 x 2,55 meter dan tinggi 6 meter. Aspek ini memperkuat bahwa kualitas arsitek berkualitas jaman dahulu telah berkembang dengan pesat.

5.    Sering Menjadi Tempat Pertunjukan Budaya

Fakta Candi Jabung terakhir adalah candi ini seringkali menjadi salah satu pusat perhelatan acara penting. Lokasinya  yang hanya berjarak sekitar 5 kilometer dari Kecamatan Kraksaan, sedangkan daerah ini merupakan jalur Pantura, tentunya selain ramai dengan pejalan, maka juga sangat mudah untuk dikunjungi.

Nilai sejarah yang melekat pada candi ini sebagai salah satu saksi nyata peradaban majapahit membuatnya mampu menjadi daya tarik tersendiri. Hal inilah yang kemudian menjadi satu mekanisme penting mengapa keberadaanya terus dipertahankan saat ini.

Dengan semua nilai sejarah yang berkembang tersebut maka tidak heran juga apabila candi ini seringkali digunakan sebagai tempat penyeleggaran seni dan budaya. Setidaknya dengan aspek tersebut membuat kualitas wisata menjadi lebih meningkat, event semacam ini sekaligus sebagai cara dalam mengkampanyekan pelestarian budaya.

Semua hal diatas terkait Fakta Candi Jabung menjadi satu kunci menarik bagi semua pihak untuk terus menyadari dan peka terhadap peninggalan nilai sejarah.(*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

Konten promosi pada widget ini bukan konten yang diproduksi oleh redaksi TIMES Indonesia. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES