Wisata

Menikmati Pesona Nepal Van Java Dusun Butuh Magelang

Sabtu, 23 September 2023 - 09:41 | 201.60k
Keindahan alam dan rumah warga Dusun Butuh yang dicat warna-warni menjadikan pesona yang berbeda dan daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. (FOTO: Dok. Pemprov Jateng)
Keindahan alam dan rumah warga Dusun Butuh yang dicat warna-warni menjadikan pesona yang berbeda dan daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. (FOTO: Dok. Pemprov Jateng)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, MAGELANG – Ada banyak wisata alam yang bisa dihampiri saat berkunjung ke Magelang. Salah satu satunya adalah, Nepal Van Java yang berada di Dusun Butuh, Desa Temanggung, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Jaraknya tidak terlalu jauh dari pusat kota Magelang, hanya sekira 21,5 Kilometer.

Nama Nepal Van Java sendiri terinspirasi dari suasana Nepal, sebuah negara di Asia yang wilayahnya terbentang di sepanjang lereng selatan pegunungan Himalaya. Negara tersebut terkepung oleh daratan yang terletak di antara India di timur, selatan, dan barat dan Daerah Otonomi Tibet di China di utara.

Advertisement

Nepal Van Java di Dusun Butuh berlatar belakang Gunung Sumbing, yang memiliki ketinggian hingga 3.371 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Wisata alam dengan udara yang dingin dan segar ini mulai dibuka sebagi objek wisata pada 2020 lalu. Hanya dengan harga tiket masuk Rp10 ribu rupiah, dan tarif parkir Rp3 ribu untuk motor dan Rp10 ribu untuk mobil, pengunjung sudah bisa menikmati asrinya pemandangan Nepal Van Java. Wisata ini buka setiap hari mulai pukul 06.30 - 17.30 WIB.

Bukan hanya pemandangan alam sekitar yang asri dan eksotis, bangunan rumah warga yang berjejer, terlihat seperti bertumpuk serta bangunan rumah yang dicat warna-warni juga memberi kesan keindahan tersendiri, yang tak bisa dijumpai di tempat lain.

Nepal-from-Java.jpg

Terlebih pada saat matahari terbit atau terbenam, pemandangan yang ada akan semakin memukau dan menciptakan pengalaman tersendiri yang sulit terlupakan.

Lilik Setiyawan, Kepala Dusun (Kadus) Butuh menerangkan bahwa ada 430 Kepala Keluarga dan 325 rumah yang dicat dengan warna yang berbeda.

"Awalnya pada tahun 2017, beberapa titik saja yang dicat dengan menggunakan kas dusun dan iuran pemuda. Mulai 2019 ada program bantuan CSR dari Nippon paint. Tahun 2021 juga ada bantuan dari  Gubernur Ganjar Pranowo," kata Lilik kepada TIMES Indonesia, Sabtu (23/9/2023).

Selain menikmati pemandangan dan menjelajahi Nepal Van Java, pengunjung yang rata-rata berjumlah 1.500 setiap minggunya ini juga bisa menikmati fasilitas yang ada seperti Gedung Serbaguna atau Meeting Room, Pendopo Taman Depok, Spot Photo Top Sky View hingga Jeep Wisata Nepal Van Java.

Dengan adanya objek wisata alam Nepal Van Java tersebut, Lilik berharap ada manfaat yang lebih luas untuk masyarakat. "Harapannya, agar bisa berkelanjutan, bermanfaat untuk masyarakat termasuk desa sekitarnya. Sehingga bisa menjadikan Dusun Butuh sebagai Desa mandiri tercukupi kebutuhan sosialnya yang tidak hanya bertanggung pada pemerintah saja," harap Lilik. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES