Wisata

Pemkab Probolinggo Kelola Jembatan Kaca Seruni Point Bromo

Jumat, 12 Januari 2024 - 21:44 | 69.30k
Proses penandatanganan BASTO Terminal Seruni Point oleh Kementetian PU kepada Pemkab Probolinggo. (Foto: Dispopar for TIMES Indonesia)
Proses penandatanganan BASTO Terminal Seruni Point oleh Kementetian PU kepada Pemkab Probolinggo. (Foto: Dispopar for TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, PROBOLINGGO – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR RI menyerahkan pengelolaan Jembatan Kaca Seruni Point Bromo dan Terminal Seruni Point kepada Pemkab Probolinggo.

Berita Acara Serah Terima Operasional (BASTO) dua fasilitas yang berada di Dukuh Seruni, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura tersebut, ditanda tangani di ruang serba guna Terminal Seruni Point, (12/1/2024) pagi.

Dengan penandatanganan berita acara tersebut, Pemkab Probolinggo dapat mengelola dan merawat Jembatan Kaca Seruni Point Bromo dan Terminal Seruni Point, hingga saat BMN diserahkan oleh Kementerian PUPR.

Dalam waktu dekat, Pemkab Probolinggo akan menggelar rapat untuk membahas teknis operasional dua fasilitas yang mulai dibangun pada 2021 tersebut.

Meskipun tanggal pastinya belum diumumkan, namun dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima Operasional, jembatan kaca dan Terminal Seruni Point dipastikan akan segera dibuka.

"Selain mengucapkan terima kasih, kami akan menjaga amanat tersebut dengan mengelola dan merawatnya dengan baik demi menunjang kepariwisataan, peningkatan PAD, dan perekonomian masyarakat," kata Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Kabupaten Probolinggo, Bambang Heri Wahyudi.

Heri juga menyatakan, setelah penandatanganan BASTO, Pemkab akan segera menggelar rapat untuk membahas masalah teknis, termasuk keterlibatan petugas operasional, biaya tiket masuk, dan hal-hal lainnya.

"Kami akan segera membahas masalah teknis tentang pengelolaan dan perawatan. Sehingga Terminal Seruni Point dan Jembatan Kaca dapat memberikan manfaat secara ekonomi dari sektor kepariwisataan," lanjut Heri.

Selain itu, Heri juga menekankan pentingnya menjaga ekosistem dan lingkungan agar tetap bersih dan tidak tercemar. Hal ini juga termasuk dalam memperdayakan masyarakat sekitar dan menjaga kearifan lokal.

Diketahui, Jembatan Kaca Seruni Point Bromo dibangun sejak 2021 oleh Direktorat Jenderal Binamarga pada Kementerian PUPR. Jembatan kaca ini memiliki panjang 120 meter dan lebar 1,8 dan 3 meter.

Jembatan Kaca Seruni Point Bromo dibangun di atas jurang sedalam 80 meter. Jembatan kaca di Seruni Point didesain sebagai jembatan kabel gantung atau suspended cable. Adapun Terminal Seruni Point, dibangun oleh Ditjend Ciptakarya Kementerian PUPR. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Muhammad Iqbal
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES