Advertisement
Wisata

Pantai Kepo, Surga Tersembunyi di Pulau Sabu Raijua

Pantai Kepo di Desa Halapaji, Kecamatan Sabu Liae, Kabupaten Sabu Raijua NTT,  surga tersembunyi yang memiliki keindahan alam yang sangat menakjubkan. ... ...

TIMES Indonesia,
Pantai Kepo, Surga Tersembunyi di Pulau Sabu Raijua
Pantai Kepo di Desa Halapaji, Sabu Raijua NTT.(FOTO:Wisataku)
A-AA+

SUMBA TIMUR Pantai Kepo di Desa Halapaji, Kecamatan Sabu Liae, Kabupaten Sabu Raijua NTT,  surga tersembunyi yang memiliki keindahan alam yang sangat menakjubkan.

Pantai Kepo merupakan salah satu destinasi wisata yang menawarkan keindahan alam yang sangat mempesona di pulau Sabu Raijua. Pengunjung atau wisatawan dapat menikmati hamparan laut biru dengan pasir putih yang lembut dengan dihiasi pepohonan yang rindang dan sejuk disepanjang pesisir pantai.

Advertisement

Jarak antara Kota Sabu Raijua ke lokasi Pantai Kepo sekitar kurang lebih 26 Km dapat ditempuh 40 menit. Namun pantai yang indah ini beum banyak diketahui oleh para wisatawan karena letaknya tersembunyi. Tak heran Pantai Kepo ini dikatakan surga tersembunyi di ujung timur Indonesia.

“Kawasan pantai Kepo ini benar-benar masih alami bahkan belum ada bangunan apapun di sekitarnya. Suasana yang asri dan tenang bisa membuat para pengunjung dapat menenangkan diri di sini,” ungkap salah seorang pengunjung,  Fransiskus saat ditemui Sabtu (27/1/2024).

Menurutnya, nama pantai ini memang unik karena kata Kepo berarti rasa ingin tahu, dan penasaran. Jika Anda tiba di tempat itu, akan disambut dengan hamparan pantai dengan formasi berbatuan karang yang terlihat dari atas ketinggian.

Tambah dia, memang belum ada akses jalan jika ingin turun hingga ke pinggir pantai tetapi kita bisa berjalan melewati belbatuan karang. Di situlah kita dapat menikmati view berbeda berupa garis pantai berpasir putih dengan lekukan berbatuan karang menyerupai angka tiga.

“Pantai Kepo ini sayangnya dibalik keindahan alamnya seperti belum ada perhatian dari pemerintah setempat untuk membuka destinasi wisata itu agar bisa dikenal lebih luas baik nasional maupun mancanegara,” ucap Fransiskus.

Advertisement

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Moh Habibudin
PenulisMoh HabibudinPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2020. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia