Wisata

Makam Tan Malaka, Warung Pinus Kediri, dan Pesona Air Terjun Dolo

Selasa, 16 April 2024 - 14:14 | 20.82k
Wisatawan mengabadikan foto berlatar hamparan hutan di Warung Pinus Kediri, Selasa (16/4/2024). (FOTO: Lely Yuana/TIMES Indonesia)
Wisatawan mengabadikan foto berlatar hamparan hutan di Warung Pinus Kediri, Selasa (16/4/2024). (FOTO: Lely Yuana/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, KEDIRI – Kabupaten Kediri bagian barat menyimpan banyak keindahan alam mengagumkan. Kawasan ini dikelilingi oleh hamparan pegunungan.

Terletak di kaki Gunung Klotok, Gunung Mas Kumambang dan Gunung Wilis, menambah pesona  kala memanjakan mata.

Dari arah terminal baru dalam kota, berbatasan langsung dengan jalan menanjak menuju Kecamatan Semen yang merupakan wilayah Kabupaten Kediri.

Makam.jpgMakam Datuk Ibrahim Tan Malaka terletak di kaki gunung di Desa Selopanggung, Kabupaten Kediri, Selasa (16/4/2024). (FOTO: Lely Yuana/TIMES Indonesia)

Wisatawan dapat menikmati panorama perbukitan hijau, mengagendakan banyak pilihan tempat relaksasi serta wisata budaya. Ada juga Makam Datuk Ibrahim Tan Malaka, pahlawan nasional yang membangun republik ini.

Makam Tan Malaka terletak di lereng gunung Desa Selopanggung. Berada di antara hamparan sawah dan wisata Watu Jagul. 

Jasad Tan Malaka bersemayam di pemakaman umum warga setempat. Letaknya cukup masuk ke dalam menuruni jalanan curam berliku. Kondisi motor harus prima. Sebab lokasi pemakaman cukup terisolir sedikit jauh dari pemukiman. Namun ada tanda penunjuk arah yang mudah dipahami.

Nasi-Goreng.jpgNasional goreng tiwul lezat jadi hidangan khas Warung Pinus Kediri, Selasa (16/4/2024). (FOTO: Lely Yuana/TIMES Indonesia)

Meskipun demikian, beberapa orang akan kebingungan sampai seorang petani menunjukkan jalan. Makam Tan Malaka terletak di tengah sawah. Peziarah harus jalan kaki menuruni anak tangga yang dipahat dari tanah liat perbukitan.

Pada masa peralihan perang kemerdekaan, Tan Malaka dikisahkan melarikan diri ke Gunung Wilis. Bersembunyi dari kejaran penjajah. 

Tan Malaka meninggal dunia di Kediri, pada 21 Februari 1949. Jauh sebelum peristiwa politik 1965 terjadi.

Sang pahlawan dieksekusi tembak dengan kondisi terikat dan duduk. Ia mati-matian memperjuangkan persatuan perjuangan dengan orang-orang dan kelompok yang seide dengannya. 

Senin (27/2/2017) lalu. Bongkahan tanah dari makam Ibrahim Datuk Tan Malaka dibawa ke Sumatera Barat oleh pihak keluarga.

Bongkahan tanah dari makam Tan Malam di Kediri ditempatkan dalam sebuah peti yang dilapisi bendera Merah Putih. Dilansir dari BBC Indonesia, peti tersebut diarak beramai-ramai menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat.

Tan Malaka adalah tokoh yang sejak awal mencita-citakan Indonesia merdeka dari kolonial Belanda. Selain pernah diasingkan dan menjadi legenda aktivis politik bawah tanah selama bertahun-tahun, pria kelahiran 1897 ini juga menulis beberapa buku terkenal. Buku yang  berjudul Madilog adalah salah satu karyanya yang fenomenal.

Selain Makam Tan Malaka, wisatawan juga dapat melanjutkan perjalanan menuju arah Besuki, ada Air Terjun Dolo yang menakjubkan. 

Jalanan ke arah sana, ada banyak surga kuliner tengah hutan pinus dengan menu istimewa nasi goreng tiwul. Ditemani suara hutan memenangkan, aroma getah pinus serta udara segar.

Seperti Warung Pinus Kediri atau populer disebut Wanus. Berdiri sejak 2018, warung ini menyediakan makanan tradisional dan kekinian ala cafe. 

Patung kuda kayu ikonik menyambut pengunjung saat memasuki warung ini. 

Puluhan menu spesial jadi pilihan. Rekomendasi utama nasi goreng tiwul dan nasi goreng jagung. Paduan olahan tiwul dengan bumbu istimewa, potongan sosis, sawi hijau dan telur dadar lezat. Tambahan kerupuk udang gurih meningkatkan selera makan.

Dony, salah satu karyawan mengatakan bahwa warung ini berdiri sejak 2018. Ada puluhan menu spesial. Total 28 menu dengan menu khas nasi goreng tiwul dan nasi goreng jagung itu.

"Menu ini banyak dipesan pengunjung," kata Dony, Selasa (16/4/2024).

Warung Pinus Kediri berlokasi di Desa Jugo, Badut. Dikelilingi berhektar pohon pinus nan asri. Sungguh Instagrammable. Memiliki kapasitas tempat duduk hingga 100 orang. Tempat ini ramai saat akhir pekan tiba. Buka pukul delapan pagi hingga  lima sore.

"Lebaran ini Alhamdulillah pengunjung sangat tinggi," ucapnya.

Dari Warung Pinus, wisatawan bisa melanjutkan perjalanan ke Air Terjun Dolo Besuki. Jaraknya hanya memakan waktu sekitar 10 menit menuju dusun terdekat.

Air Terjun Dolo berada di ketinggian 1.800 meter di atas permukaan laut. Tepatnya di Dusun Besuki, Desa Jugo, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. 

Keindahan obyek wisata ini semakin lengkap dengan adanya udara yang segar dan sejuk khas pegunungan, ditambah suasana yang hijau dan tenang dan kealamian dari air terjunnya sendiri. 

Lokasi Air Terjun Dolo dapat dilihat dari Satelit melalui Google Maps dengan koordinat 7°52'10"S 111°50'5"E yang dapat dilacak melalui GPS ataupun Ponsel dengan GPS support.

Selama perjalanan, wisatawan akan menjumpai pemandangan hijau, sejuk, dan asri hutan pinus di sepanjang lereng Gunung Wilis. Selain itu, Wisata Air Terjun Dolo memiliki keistimewaan yaitu tantangan ekstrem seribu anak tangga yang harus dilalui oleh para wisatawan sekitar 1 kilometer. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES