Wisata

Kaya Rumah Adat dan Tradisi: Kampung Praiyawang di Desa Wisata Rende, Sumba Timur

Minggu, 05 Mei 2024 - 01:13 | 46.79k
Kampung Praiyawang di Desa Rende, dengan sejumlah rumah adatnya. (FOTO: Budaya Sumba)
Kampung Praiyawang di Desa Rende, dengan sejumlah rumah adatnya. (FOTO: Budaya Sumba)

TIMESINDONESIA, SUMBA TIMUR – Pulau Sumba masih banyak terdapat Desa adat yang masih memegang teguh kelestarian adat budayanya. Salah satunya di kampung Praiyawang Desa Rende. Desa ini dikenal sebagai Desa wisata terbaik di Kecamatan Rindi, Kabupaten Sumba Timur yang kaya akan rumah adatnya.

Jika akan berwisata di kampung Praiyawang di Desa Rende kita akan menemukan sejumah rumah-rumah adat tradisional beratap tinggi dan lancip. Di setiap rumah itu terdiri atas 3 bagian yakni bagian bawah alam roh, bagian tengah kehidupan manusia dan bagian atas para dewa. Kampung itu dikelilingi oleh 8 rumah induk dengan fungsinya masing-masing.

Kampung-Praiyawang-3.jpg

“Ada juga yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan benda pusaka, tempat pertemuan, penyimpanan jenazah dan ritual untuk kematian Raja. Juga tempat mencukur rambut bangsawan dan lainnya,” kata pemerhati budaya Sumba, Melkior Tunggu Atu, Sabtu (4/5/2024).

Menurutnya, jika akan memasuki kampung Praiyawang di Desa Rende akan merasakan nuansa peradaban masa silam yang sangat terasa karena sederetan bangunan-bangunan tua adat dan makam-makam kuno yang teruat dari batu dengan pahatan unik di sekelilingnya.

Kampung-Praiyawang-2.jpg

Rumah-rumah adat itu terbuat dari kayu dan atap yang menyerupai menara tinggi. Dalam tradisi di kampung Praiyawang, menurut adat orang Sumba, anak tertua dalam sebuah keluarga harus berdiam di kampung itu untuk menjaganya. Yang bisa pindah atau keluar dari kampung adaah anak ke dua, ketiga dan seterusnya.

“Hal ini dilakukan untuk tetap menjaga adat istiadat dan keberlangsungan hidup di kampung Praiyawang Desa Rende,” tuturnya.

Desa wisata Kampung Praiyawang ini dibentuk pemerintah sebaga salah satu perwujudan pemerintah dalam memberdayakan masyarakat pedesaan melalui pengembangan sektor pariwisata. Desa Rende merupakan salah satu dari dua desa yang ada di Kabupaten Sumba Timur NTT untuk memberi gambaran potensi sebagai Desa Adat di Sumba Timur.

Ada tradisi ritual ada penting di Desa Rende Praiyawang, seperti penarikan batu kuburan untuk penguburan Raja maupun bangsawan Sumba di Rende. Acara ini selalu dihadiri ribuan orang.

Sebuah penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif menyatakan Desa Rende memilki kekayaan budaya seperti kampung adat, kuburan megalitik dan juga kerajinan tenun ikat 

"Kami berharap Desa Rende ini, di kampung Praiyawang, ada perhatian khusus pemerintah untuk membangun destinasi wisata yang lengkap karena masih banyak adat budaya Sumba Timur di dalamnya,” harap Melkior. (*)  

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES