Wisata

Gagal Dua Kali, Perjuangan Abdurrahman Fahmi Tampil di BEC 2024 Terwujud

Rabu, 10 Juli 2024 - 18:54 | 220.92k
Abdurrahman Fahmi tampil di BEC 2024 membawa tema Kampung Lukis Banyuwangi. (FOTO: Fazar Dimas/TIMES Indonesia).
Abdurrahman Fahmi tampil di BEC 2024 membawa tema Kampung Lukis Banyuwangi. (FOTO: Fazar Dimas/TIMES Indonesia).

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Seperti air yang terus mengalir, perjuangan Abdurrahman Fahmi untuk tampil di Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2024 akhirnya membuahkan hasil setelah dua kali mengalami kegagalan pada seleksi sebelumnya.

Bahkan, laki-laki kelahiran 9 februari 2005 itu harus rela menelan pil pahit karena tidak lolos pada tahun 2022 dan 2023. Namun, mimpinya sejak duduk dibangku sekolah itu terwujud di tahun 2024 ini.

“Kegagalan hanyalah sebuah mimpi yang tertunda,” kata pria yang akrab disapa Fahmi dengan penuh semangat kepada TIMES Indonesia, Rabu, (10/7/2024).

Fahmi-bersama-kedua-orang-tuanya.jpgFahmi bersama kedua orang tuanya. (FOTO: Fazar Dimas/TIMES Indonesia).

Persiapan yang dilakukan putra ketiga pasangan Gatot Kurnianta dan Riva Azwarini tidak main-main. Dia mengaku telah mempersiapkan diri jauh hari untuk memenuhi standar seleksi BEC yang cukup ketat.

Tidak hanya latihan berjalan dan mempersiapkan biaya yang mampu menghabiskan jutaan rupiah serta fisiknya, Fahmi juga merancang sebuah tema busana yang diangkat untuk mencuri perhatian para juri. 

Setelah berbagai pertimbangan yang cukup panjang, alhasil laki-laki yang beralamat di Jalan Kyai Shaleh No. 16, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Banyuwangi ini mengangkat tema Kampung Lukis. 

Tema tersebut sengaja diambil oleh Fahmi, lantaran pihaknya ingin mengenalkan kampung lukis yang berada di sekitar tempat tinggalnya agar diketahui oleh khalayak luas. Bahwa di Banyuwangi kota terdapat sebuah kampung yang isinya seniman lukis semua.

“Berkat kolaborasi dengan desainer kostum, pelukis dan arahan dari Slamet Diharjo atau biasa dipanggil Pak Syamsul tercipta sebuah kostum yang mendeskripsikan keindahan dan seni di Kampung Lukis Banyuwangi,” jelasnya. 

Bukan tanpa hambatan, perjalanan Fahmi menuju panggung utama BEC 2024 penuh liku-liku. Namun, dengan tekad yang kuat dan dukungan dari keluarga serta teman-temannya, Fahmi berhasil melampaui semua rintangan yang menghadang.
"Terimakasih kepada ayah dan ibu saya yang selalu memberikan support hingga bisa tampil di BEC 2024," ungkapnya.

Sementara itu, Ayah Fahmi,  Gatot Kurnianta mengaku bangga buah hatinya bisa mengikuti kontes busana kebanggan masyarakat Banyuwangi. 

Menurutnya, partisipasi Fahmi dalam acara ini tidak hanya sekedar kebanggaan pribadi. Akan tetapi, secara tidak langsung kostum yang dikenakan para peserta mendeskripsikan potensi-potensi di Bumi Blambangan, mulai dari kuliner, budaya, tradisi hingga destinasi wisata unggulan di ujung timur Pulau Jawa untuk kemajuan Banyuwangi.

“Alhamdulillah, setelah beberapa kali ikut seleksi dan gagal. Akhirnya putra saya Fahmi dapat tampil BEC 2024,” kata ayah Fahmi, Gatot. 

Acara BEC 2024 sendiri tidak hanya menjadi wadah untuk menampilkan kreativitas dan keindahan budaya lokal, tetapi juga sebagai sarana untuk menginspirasi generasi muda untuk tidak pernah menyerah dalam mengejar cita-cita mereka. 

Kisah keberhasilan Fahmi melampaui tantangan, ia menjadi contoh nyata bahwa kesabaran dan ketekunan adalah kunci utama dalam mencapai impian.

Sebagai informasi, Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) tahun ini mengangkat tema ‘Ndaru Deso, Revival of Village’. Dimana tema yang dibawa oleh masing-masing peserta harus mengangkat potensi yang ada di wilayahnya.

Menariknya, rangkaian BEC kali ini digeber selama 4 hari mulai tanggal 10 hingga 14 Juli 2024 mendatang. Adapun rangkaian kegiatannya yakni, Creative Expo yang menampilkan berbagai produk kreatif UMKM lokal, Srawung Seni, Grand Carnival BEC dan acara puncaknya yakni Awarding BEC di Gesibu Blambangan. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Imadudin Muhammad
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES