Advertisement
Wisata

Mengenal Rest Area Heritage, Bekas Pabrik Gula Zaman Belanda di Ruas Tol Pejagan - Pemalang

Anda yang berkendara di Jalan Tol, tepatnya di ruas tol Pejagan-Pemalang, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, harus menyempatkan mampir di rest area KM 260 B. ...

TIMES Indonesia,
Mengenal Rest Area Heritage, Bekas Pabrik Gula Zaman Belanda di Ruas Tol Pejagan - Pemalang
Rest Area KM 260B Banjaratma di Brebes, Jawa Tengah, yang merupakan bekas bangunan pabrik gula era pendudukan Belanda. (Foto: ANTARA/KemenkopUKM)
A-AA+

JAKARTA Anda yang berkendara di Jalan Tol, tepatnya di ruas tol Pejagan-Pemalang, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, harus menyempatkan mampir di rest area KM 260 B.

Rest area ini memang layak untuk disinggahi karena unik dengan bangunan utamanya adalah bekas pabrik gula yang bersejarah di Banjaratma.

Advertisement

Setelah gulung tikar pada 1997, kompleks pabrik gula yang berdiri di lahan seluas 10,5 hektare itu ditetapkan sebagai cagar budaya.

Oleh pengelola jalan tol, pabrik gula Banjaratma pun direvitalisasi dengan penyesuaian fungsi, plus penambahan sejumlah fasilitas.

Dioperasikan sejak 17 Maret 2019, tempat ini disebut “Rest Area Heritage” karena menggunakan bangunan kuno yang disulap menjadi rest area ikonis dengan gaya retro.

Pabrik-Gula-Banjaratma-a.jpg
Foto udara kendaraan parkir di rest area Km 260B jalan tol Pejagan-Pemalang, Banjaratma, Brebes, Jawa Tengah, Minggu (14/4/2024). (Foto: ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah)

Menilik informasi terkait sejarahnya, pembangunan pabrik gula Banjaratma dilakukan oleh N.V. Cultuur Maatschappij salah satu perusahaan perkebunan berpusat di Amsterdam, Belanda.

Advertisement

Pabrik gula yang memiliki lahan seluas 10,5 hektar, dengan menghasilkan gula termurah di era Kolonial Verslag. Namun, pada tahun 1997 pabrik ini terpaksa harus gulung tikar karena tingginya biaya operasional.

Selang tak berapa lama ditutupnya pabrik gula itu, pemerintah menetapkan bangunan tersebut sebagai cagar budaya. Dengan mempertahankan kesan retro dan memanfaatkan sisa besi bekas alat proses gula, tegel kuno dan material yang didominasi bata merah tanpa plesteran menjadikan kesan manis pada bangunan tersebut. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Antara
PenulisAntaraANTARA adalah kantor berita nasional Indonesia yang menyebarluaskan informasi tentang berbagai peristiwa penting di dalam dan luar negeri.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia