Advertisement
Wisata

Menjelajah Donomulyo Kabupaten Malang, Sejumlah Desa yang Sarat Cerita Sejarah

Peninggalan cerita dan warisan budaya banyak tersimpan di wilayah Kecamatan Donomulyo, daerah yang berada di pinggiran selatan Kabupaten Malang.

TIMES Indonesia,
Menjelajah Donomulyo Kabupaten Malang, Sejumlah Desa yang Sarat Cerita Sejarah
Kunjungan tim Jejak Kearifan di Museum Polri yang ada di Desa Sumberoto Donomulyo Kabupaten Malang, Jumat (9/1/2026) sore. (Foto: Amin/TIMES Indonesia)
A-AA+

MALANG Peninggalan cerita dan warisan budaya banyak tersimpan di wilayah Kecamatan Donomulyo, daerah yang berada di pinggiran selatan Kabupaten Malang. Sejarah dan peradaban muncul dalam kehidupan sosio-kultur masyarakat kawasan pesisir Malang Selatan ini.

Konon, di wilayah kecamatan Donomulyo merupakan tanah pejuang, yang menyimpan cerita sejarah perjuangan di masa silam. Di balik kekayaan alam yang dimiliki, di daerah ini pernah menjadi medan sejarah perjuangan yang mungkin belum banyak diketahui orang.

Advertisement

Tercatat, sejumlah nama desa di wilayah Kecamatan Donomulyo menyimpan berbagai cerita yang bermula dari situasi kehidupan sosial kala itu. 

Wilayah yang menyimpan sejarah ini salah satunya ada di Desa Mentaraman. Di kawasan desa ini disebutkan bermula nama berkumpulnya orang-orang dari Mataram yang mencari daerah aman dan penghidupan setelah situasi perang.

Terdapat pula Desa Sumberoto, yang terdapat Monumen Polri. Monumen bersejarah ini dibangun sebagai pengingat sejarah korban kebiadaban gerakan pemberontakan PKI terhadap empat anggota kepolisian tahun 1948.

Desa-Sumberoto-Donomulyo-Kabupaten-Malang-2.jpg

Empat anggota polisi tersebut tercatat Inspektur Polisi Lilik Puguh, Agen Polisi A. Jusuf, Agen Polisi Musiatun, dan Agen Polisi Pramu.

Advertisement

Monumen ini terdapat di area perkebunan dan permukiman desa, yang masuk sekitar 1 kilometer dari jalan Raya Sumberoto Ampelgading.

Monumen Polri dibangun tahun 1971, dan diresmikan Kepala Daerah Kepolisian X Jawa Timur, Brigjen Polisi S. Samsoeri Mertojoso.

Kapolsek Donomulyo AKP Gunawan Marsudi menjelaskan, Monumen Polri ini sebagai pengingat bahwa di wilayah Desa Sumberoto ini merupakan tempat ditemukan korban pembantaian anggota polisi saat bertugas, oleh anggota PKI.

"Ceritanya, empat anggota polisi yang namanya diabadikan di Museum Polri ini korban pembantaian PKI di tempat ini. Jadi, setelah diculik di kantor diseret sampai daerah ini dan ditemukan meninggal," terang AKP Gunawan, saat menemui kunjungan tim Jejak Kearifan Amartya Bhumi Kepanjian, Jum'at (9/2/2026) sore. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Khoirul Amin
PenulisKhoirul AminAhli Madya Bahasa Inggris Dan Dunia Usaha Universitas Negeri Malang (2001). Bergabung di TIMES Indonesia sejak Oktober 2024. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, sains (pendidikan), seni, budaya dan kegiatan sosial keagamaan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia