Advertisement
Wisata

Jajaran Pantai Eksotis di Donomulyo Malang, Dari Ngliyep hingga Pulodoro

Jelajahi keindahan pantai di Kecamatan Donomulyo, Malang Selatan. Ada Pantai Ngliyep, Jonggring Saloko dengan semburan airnya, Teluk Putri, hingga Pulodoro yang masih alami.

TIMES Indonesia,
Jajaran Pantai Eksotis di Donomulyo Malang, Dari Ngliyep hingga Pulodoro
Salah satu pantai eksotis di Kecamatan Donomulyo Malang, Pantai Jonggring Saloko. (Istimewa)
A-AA+

MALANG Kecamatan Donomulyo di pesisir selatan Kabupaten Malang dikenal memiliki deretan pantai eksotis yang menghadap langsung ke Samudera Hindia. Kawasan ini menjadi salah satu destinasi wisata alam unggulan karena menawarkan panorama pantai yang masih alami, tebing karang yang megah, serta ombak khas pantai selatan Jawa.

Beberapa pantai di wilayah ini bahkan sudah lama dikenal wisatawan, sementara sebagian lainnya masih tergolong hidden gem yang belum banyak terjamah. Berikut deretan pantai yang berada di Kecamatan Donomulyo dan memiliki potensi wisata yang menarik.

Advertisement

1. Pantai Ngliyep

Pantai Ngliyep merupakan salah satu pantai paling terkenal di Malang Selatan. Pantai ini berada di Desa Kedungsalam, sekitar 62 kilometer dari Kota Malang.

Pantai ini sudah dikenal sebagai objek wisata sejak tahun 1951, setelah sebelumnya ditemukan oleh seorang perantau dari Yogyakarta pada 1919.

Pantai Ngliyep memiliki pasir putih yang lembut, air laut yang jernih, serta panorama karang yang indah. Di kawasan ini juga terdapat Gunung Kombang, pulau karang kecil yang sering menjadi lokasi ritual budaya Labuhan masyarakat setempat.

2. Pantai Teluk Putri

Pantai Teluk Putri berada tidak jauh dari kawasan Pantai Ngliyep. Pantai ini dikenal memiliki teluk kecil dengan panorama laut yang tenang dan dikelilingi tebing karang hijau.

Karena lokasinya yang relatif tersembunyi, pantai ini sering dijadikan tempat wisata alternatif bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana lebih sepi dan alami.

Advertisement

3. Pantai Jonggring Saloko

Pantai Jonggring Saloko berada di Desa Mentaraman dan dikenal sebagai salah satu pantai dengan panorama dramatis di Malang Selatan.

Daya tarik utamanya adalah fenomena “Watu Ngebros”, yaitu semburan air laut dari celah batu karang saat ombak besar menghantam tebing. Semburan ini bahkan dapat mencapai beberapa meter dan sering menjadi spot foto favorit wisatawan.

Pantai ini memiliki pasir berwarna cokelat hingga hitam serta tebing karang yang tinggi, sehingga menghadirkan pemandangan alam yang dramatis khas pantai selatan Jawa.

4. Pantai Ngledekan Ciut

Pantai Ngledekan Ciut termasuk pantai kecil yang masih alami di kawasan Donomulyo. Pantai ini dikenal dengan hamparan pasir yang sempit serta pemandangan tebing karang di sekelilingnya.

Karena akses menuju lokasi cukup menantang, pantai ini belum banyak dikunjungi wisatawan dan masih terjaga keasriannya.

5. Pantai Kedung Celeng

Pantai Kedung Celeng dikenal memiliki pasir cokelat halus serta ombak yang relatif tenang dibandingkan pantai selatan lainnya. Pantai ini juga memiliki potensi sebagai lokasi snorkeling karena terdapat terumbu karang di beberapa titik perairannya.

Keindahan alam yang masih alami menjadikan pantai ini cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana pantai tanpa keramaian.

6. Pantai Njulek

Pantai Njulek berada di kawasan Desa Kedungsalam dan dikenal sebagai pantai yang tenang dengan panorama tebing hijau di sekitarnya.

Pantai ini sering dimanfaatkan wisatawan untuk bersantai, memancing, maupun menikmati pemandangan laut yang masih alami.

7. Pantai Pulodoro

Pantai Pulodoro berada di Desa Banjarejo, Kecamatan Donomulyo. Pantai ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata bahari dengan pulau karang kecil yang menjadi ikon pemandangannya.

Karena belum terlalu ramai, pantai ini sering disebut sebagai surga tersembunyi di Malang Selatan. Wisatawan biasanya datang untuk bermain air, berfoto, atau menikmati panorama laut dari atas karang. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Achmad Fikyansyah
PenulisAchmad FikyansyahSarjana Sastra Inggris (S.S) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Bergabung ke TIMES Indonesia sejak Maret 2023. Meliput berbagai topik, utamanya pendidikan dan ekonomi.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia