Advertisement
Wisata

Dijuluki Raja Ampat Mini, Pulau Bedil Banyuwangi Diserbu Wisatawan Saat Lebaran 2026

Pesona bahari di Banyuwangi kembali mencuri perhatian wisatawan selama libur Lebaran 2026. Salah satu destinasi yang menjadi primadona adalah Pulau Bedil, yang berada di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran.

TIMES Indonesia,
Dijuluki Raja Ampat Mini, Pulau Bedil Banyuwangi Diserbu Wisatawan Saat Lebaran 2026
Pemandangan Pulau Bedil, Raja Ampatnya Banyuwangi, di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. (FOTO: Syamsul Arifin/TIMES Indonesia)
A-AA+

BANYUWANGI Pesona bahari di Banyuwangi kembali mencuri perhatian wisatawan selama libur Lebaran 2026. Salah satu destinasi yang menjadi primadona adalah Pulau Bedil, yang berada di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran.

Pulau ini kerap dijuluki sebagai “Raja Ampatnya Banyuwangi” karena keindahan gugusan pulau kecil serta jernihnya air laut yang langsung berbatasan dengan Samudra Hindia.

Advertisement

Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, Hartono, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan terus meningkat selama periode libur Lebaran.

Berdasarkan data 18–24 Maret 2026, tercatat sebanyak 3.944 wisatawan telah berkunjung ke Pulau Bedil. Jumlah ini diperkirakan terus bertambah hingga puncak libur Lebaran pada 29 Maret 2026.

Pemandangan Pulau Bedil - 2
Pemandangan Pulau Bedil, Raja Ampatnya Banyuwangi, di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. (FOTO: Syamsul Arifin/TIMES Indonesia)

“Hingga puncak libur lebaran, jumlah kunjungan terus meningkat dan saat ini masih dalam proses pendataan,” ujarnya.

Pulau Bedil menawarkan pengalaman wisata yang lengkap. Wisatawan dapat menikmati laguna alami dengan air yang tenang dan aman untuk snorkeling. Selain itu, terdapat fenomena unik Goa Bedil, lorong alami yang menembus pulau dan membentuk kolam dangkal dengan air jernih.

Advertisement

Bagi pecinta fotografi dan petualangan, tersedia trekking menuju Puncak Kemuning. Dari titik ini, panorama gugusan pulau terlihat begitu memukau dan kerap disandingkan dengan lanskap ikonik di Papua Barat.

Salah satu wisatawan, Anggara Cahya Kharisma, mengaku puas setelah mengunjungi Pulau Bedil bersama istrinya, Riyadus Sholihah.

Pemandangan Pulau Bedil - 1
Pemandangan Pulau Bedil, Raja Ampatnya Banyuwangi, di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. (FOTO: Syamsul Arifin/TIMES Indonesia)

“Sangat puas. Selain pemandangan bawah laut dan sensasi naik perahu, pintu masuknya di Pantai Mustika juga sangat bersih dan asri,” ungkapnya.

Meningkatnya popularitas Pulau Bedil tidak lepas dari sinergi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, masyarakat, hingga sektor swasta. Salah satunya adalah kontribusi dari PT Bumi Suksesindo melalui program CSR.

Perusahaan tersebut telah membantu pembangunan fasilitas di Pantai Mustika, seperti toilet, mushola, gazebo, hingga menara pantau. Selain itu, perbaikan infrastruktur jalan di Kecamatan Pesanggaran juga turut mendukung kemudahan akses menuju lokasi wisata.

Untuk mencapai Pulau Bedil, wisatawan dapat menyeberang dari Pantai Mustika dengan waktu tempuh sekitar 10–15 menit menggunakan perahu. Biaya penyeberangan pun relatif terjangkau, berkisar antara Rp150 ribu hingga Rp185 ribu per orang.

Dengan keindahan alam yang memukau dan akses yang semakin mudah, Pulau Bedil layak menjadi destinasi pilihan saat berkunjung ke Banyuwangi. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Syamsul Arifin
PenulisSyamsul ArifinPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2016. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia