Tio Souvenir Bertahan Lebih dari 100 Tahun, Jadi Ikon Belanja Klasik di Pasar Besar Malang
Memasuki toko Tio, pengunjung akan disambut suasana klasik yang masih terasa kental. Etalase kaca bergaya lawas tertata memenuhi ruangan, memajang aneka perhiasan dan suvenir dengan nuansa toko tempo dulu.
MALANG – Di tengah hiruk-pikuk aktivitas perdagangan Pasar Besar Malang dan menjamurnya pusat perbelanjaan modern, Tio Souvenir tetap berdiri kokoh sebagai salah satu toko legendaris yang telah bertahan lebih dari 100 tahun. Toko cendera mata ini bukan hanya menjadi tempat berbelanja, tetapi juga saksi sejarah perkembangan kawasan perdagangan Kota Malang dari masa ke masa.
Berlokasi di kawasan Pasar Besar, Tio Souvenir hingga kini masih mempertahankan eksistensinya sebagai usaha keluarga yang diwariskan lintas generasi. Saat ini, pengelolaan toko telah memasuki tangan generasi keempat, menandai keberlanjutan bisnis keluarga yang telah berlangsung selama lebih dari satu abad.
Memasuki toko, pengunjung akan disambut suasana klasik yang masih terasa kental. Etalase kaca bergaya lawas tertata memenuhi ruangan, memajang aneka perhiasan dan suvenir dengan nuansa toko tempo dulu yang semakin jarang ditemui di pusat perbelanjaan modern.

Tio Souvenir dikenal menawarkan berbagai perhiasan berbahan monel lokal dan stainless steel impor dengan harga yang terjangkau. Produk yang dijual dibanderol mulai Rp12.000, menjadikannya tetap ramah di kantong berbagai kalangan pembeli.
Tak hanya perhiasan, toko ini juga menyediakan wayang, gantungan kunci, aksesori, serta beragam cendera mata lain yang kerap diburu pelanggan untuk kebutuhan pribadi maupun buah tangan.
“Sejak awal berdiri, Tio Souvenir memang dikenal sebagai toko perak dan monel. Kini produk yang dijual semakin beragam mengikuti permintaan pasar,” ujar salah satu pelayan toko yang enggan disebutkan namanya.
Menurutnya, meski jenis produk terus berkembang mengikuti tren dan kebutuhan konsumen, Tio Souvenir tetap mempertahankan identitas utamanya sebagai toko suvenir klasik yang lekat dengan sejarah Pasar Besar Malang.

Kemampuan beradaptasi tanpa meninggalkan ciri khas menjadi salah satu alasan toko ini mampu bertahan di tengah perubahan zaman. Saat banyak usaha tradisional gulung tikar akibat persaingan dengan toko modern dan marketplace digital, Tio Souvenir justru terus mempertahankan pelanggannya dari generasi ke generasi.
Selain berinovasi pada produk, toko ini juga mengikuti perkembangan metode pembayaran modern. Pelanggan kini dapat bertransaksi secara tunai maupun non-tunai melalui QRIS, memudahkan proses pembayaran yang lebih praktis dan efisien.
Tio Souvenir buka setiap hari. Pada Senin hingga Sabtu, toko beroperasi mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. Sementara pada Minggu, jam operasional berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 14.00 WIB.
Bagi warga Malang, keberadaan Tio Souvenir bukan sekadar toko perhiasan dan cendera mata. Lebih dari itu, toko ini telah menjadi bagian dari memori kolektif masyarakat tentang wajah lama Pasar Besar yang masih bertahan hingga sekarang.
Di tengah arus modernisasi yang terus bergerak cepat, Tio Souvenir membuktikan bahwa usaha legendaris tetap mampu bertahan selama mampu menjaga kualitas, beradaptasi dengan perkembangan zaman, serta mempertahankan identitas yang menjadi kekuatan utamanya. (*)
Pewarta: Sinta Nuriyah
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

