Advertisement
Wisata

Burning Bar Batu, Kafe Outdoor dengan Panorama Gunung Banyak dan Sunset Memikat

Burning Bar mengusung konsep kafe outdoor dengan sentuhan alami yang kuat. Pengunjung dapat menikmati pemandangan luas kawasan Pujon lengkap dengan siluet pegunungan yang memanjakan mata.

TIMES Indonesia,
Burning Bar Batu, Kafe Outdoor dengan Panorama Gunung Banyak dan Sunset Memikat
Suasana sore menjelang malam di Burning Bar dengan area outdoor dan pendopo yang hangat, jadi tempat nyaman menikmati udara sejuk pegunungan. (Foto: Firyanka Mirna Wahita/TIMES Indonesia)
A-AA+

BATU Sebuah kafe dengan konsep berbeda hadir di kawasan wisata Gunung Banyak, Kota Batu, Jawa Timur. Burning Bar, yang berdiri sejak Januari 2026, menawarkan pengalaman “Local Premium Food & Culture Club” dengan suasana outdoor yang menyatu dengan alam. Berlokasi di Jalan Gn. Banyak, Jurangrejo, Songgokerto, Kecamatan Pujon, tepat sebelum loket menuju Gunung Banyak dan Paralayang, kafe ini menjadi pilihan baru bagi wisatawan dan anak muda yang ingin menikmati suasana sejuk pegunungan.

Burning Bar mengusung konsep kafe outdoor dengan sentuhan alami yang kuat. Pengunjung dapat menikmati pemandangan luas kawasan Pujon lengkap dengan siluet pegunungan yang memanjakan mata. Saat cuaca cerah, momen matahari terbenam menjadi daya tarik utama yang tak jarang diburu pengunjung untuk sekadar bersantai atau mengabadikan momen.

Advertisement

Burning Bar
Deretan cabin estetik di Burning Bar menawarkan suasana intimate di tengah alam, cocok untuk bersantai sambil menikmati pemandangan. (Foto: Firyanka Mirna Wahita/TIMES Indonesia)

Meski mengedepankan konsep terbuka, kafe ini juga menyediakan beberapa cabin bagi pengunjung yang ingin suasana lebih privat. Penataan cabin yang berjarak menciptakan kesan intimate, cocok untuk berbincang santai tanpa terganggu keramaian. Sementara itu, bagi yang ingin menikmati suasana luar, tersedia pendopo dan pelataran di area tengah, serta meja-meja yang langsung menghadap ke panorama alam.

Udara di kawasan ini terasa sejuk karena lokasinya yang dekat dengan hutan dan terhubung dengan area Gunung Banyak. Kondisi ini menjadikan Burning Bar cocok sebagai tempat melepas penat, baik di pagi hari maupun sore menjelang malam.

Burning Bar
Sajian kentang panggang di Burning Bar tampil menggugah selera dengan topping melimpah, cocok dinikmati hangat di udara dingin. (Foto: Firyanka Mirna Wahita/TIMES Indonesia)

Dari sisi menu, Burning Bar menghadirkan pilihan makanan dan minuman dengan harga yang relatif terjangkau. Minuman dibanderol mulai Rp20.000 hingga Rp45.000, dengan varian seperti healthy tea, black coffee, hingga bandrek yang menjadi ciri khas sesuai konsep yang diusung. Sementara itu, menu makanan berkisar antara Rp30.000 hingga Rp45.000, dengan bahan utama yang cenderung sehat seperti pisang, kentang, dan ubi yang diolah dengan cara dipanggang.

Advertisement

Jam operasional kafe ini dimulai dari pukul 05.00 hingga 22.00 WIB, dengan hari libur setiap Senin. Waktu buka yang cukup pagi memungkinkan pengunjung menikmati tren “kopi pagi” ala generasi muda, sembari merasakan udara segar khas pegunungan.

Dengan kombinasi panorama alam, suasana yang nyaman, serta harga yang ramah di kantong, Burning Bar menjadi destinasi nongkrong yang layak dipertimbangkan di Kota Batu. Kehadirannya tidak hanya menawarkan tempat bersantai, tetapi juga pengalaman menikmati alam dengan cara yang lebih dekat dan berkesan. (*)

Pewarta: Firynaka Mirna Wahita

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia