Rekomendasi Daerah Terbaik Berburu Durian Premium di Banyuwangi
Musim durian menjadi momen yang paling dinanti. Produksi yang melimpah, kualitas buah yang semakin baik, serta ragam varietas unggulan menjadikan Kabupaten Banyuwangi sebagai salah satu surga utama berburu durian premium.
BANYUWANGI – Musim durian menjadi momen yang paling dinanti para pecinta buah eksotis di Banyuwangi. Produksi yang melimpah, kualitas buah yang semakin baik, serta ragam varietas unggulan menjadikan wilayah ini sebagai salah satu surga utama berburu durian premium di Jawa Timur.
Berdasarkan data rekapitulasi produksi, panen durian tahun ini diprediksi melimpah dengan kualitas varietas yang semakin beragam.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi, Danang Hartanto, mengungkapkan optimisme tinggi terhadap performa sektor hortikultura tersebut. Menurutnya, siklus panen tahun ini memiliki ketahanan yang cukup baik, meski dengan durasi musim yang relatif terbatas.
“Melihat tren luas panen dan produktivitas di berbagai kecamatan, kami memproyeksikan musim durian kali ini berlangsung hingga pertengahan Mei,” kata Danang, Sabtu (18/4/2026).

Kondisi tersebut menjadi peluang emas bagi wisatawan untuk menikmati sensasi durian segar langsung dari pohonnya di sentra-sentra produksi. Sejumlah wilayah di Banyuwangi pun direkomendasikan sebagai destinasi utama berburu durian premium. Di antaranya sebagai berikut:
- Kecamatan Songgon
Kecamatan ini menjadi yang paling menonjol. Berdasarkan data 2025, wilayah ini mencatat luas panen mencapai 194 hektar dengan total produksi hingga 3.175 ton. Tak heran jika dijuluki sebagai “Raja” produksi durian di Banyuwangi.
Selain jumlahnya melimpah, pengalaman menikmati durian di tengah alam terbuka seperti hutan pinus dan aliran sungai menjadi daya tarik tersendiri.
- Kecamatan Sempu
Di posisi berikutnya, Kecamatan Sempu dikenal konsisten menghadirkan durian berkualitas. Produksi di wilayah ini mencapai lebih dari 1.634 ton. Ciri khas durian Sempu terletak pada teksturnya yang legit dengan perpaduan rasa manis dan sedikit pahit yang seimbang.
- Kecamatan Kalipuro dan Glenmore
Sementara itu, Kecamatan Kalipuro dan Glenmore menawarkan keunggulan dari sisi produktivitasnya. Kalipuro mencatat produktivitas tertinggi hingga 52,13 ton per hektar, disusul Glenmore yang juga menunjukkan data serupa. Kedua wilayah ini cocok bagi pencinta durian berdaging tebal dan berkualitas premium.
Tak hanya unggul dari sisi produksi, Bumi Blambangan juga memiliki beragam varietas durian lokal yang telah dikenal luas.
Beberapa di antaranya seperti Si Ratu A3 dan Kepondang A3 yang sudah lama menjadi primadona. Selian itu, durian merah khas Banyuwangi seperti Merah Tawangalun dan Merah Gandrung juga tetap menjadi incaran karena keunikan warna dan rasanya.
Di sisi lain, inovasi terus dilakukan dengan hadirnya varietas baru seperti Minak Jinggo IF dan BWI 09 yang resmi didaftarkan pada akhir 2025.
Agar pengalaman semakin maksimal, wisatawan disarankan langsung mengunjungi sentra-sentra perkebunan durian di wilayah barat dan utara Banyuwangi, seperti Songgon dan Kalipuro, yang dikenal sebagai daerah penghasil durian berkualitas.
“Kami terus mendorong petani menjaga kualitas pascapanen agar wisatawan mendapat pengalaman terbaik. Jadi, manfaatkan waktu yang ada sebelum musim berakhir,” tutup Danang. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


