Advertisement
Wisata

Banjar Bersiap Jadi Penyangga Wisata Pangandaran: Rute Damri dan Ojek Lokal Siap Jalan

Pemkot Banjar siapkan kota sebagai penyangga wisata Pangandaran lewat pengoperasian Damri, rest area, dan rencana wisata air Citanduy yang libatkan transportasi lokal dan BUMD.

TIMES Indonesia,
Banjar Bersiap Jadi Penyangga Wisata Pangandaran: Rute Damri dan Ojek Lokal Siap Jalan
Gapura Perbatasan Kota Banjar. (Foto: Andri Pangestu/Facebook)
A-AA+

BANJAR Pemerintah Kota Banjar tengah serius menggarap potensi daerahnya sebagai penyangga utama kawasan wisata nasional dan internasional, khususnya bagi wisatawan yang hendak menuju Pangandaran.

Dua langkah strategis yang kini sedang dimatangkan adalah pengoperasian kembali bus Damri serta pengembangan kawasan rest area dan destinasi wisata terpadu.

Advertisement

Operasional Damri di Banjar: Gandeng Ojek Lokal untuk Akomodasi Wisatawan

Setelah sempat vakum akibat adanya penolakan terkait pembukaan jalur Sidareja-Pangandaran, rute bus Damri akhirnya dipastikan akan kembali dibuka melalui Kota Banjar.

Keputusan ini diambil setelah melihat potensi jumlah wisatawan yang jauh lebih besar jika melalui Banjar, yang kemudian disepakati dalam musyawarah bersama di Bandung.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Banjar, Asep Sutarno, menjelaskan bahwa lokasi transit atau tempat mangkal bus Damri direncanakan berada di halaman Minimarket, tepatnya di samping gedung DPRD Kota Banjar.

"Lokasi transitnya di sana. Terkait kapan rute ini resmi beroperasi, kami masih menunggu seluruh persiapan di lokasi tersebut selesai. Semakin cepat pengerjaannya, maka semakin cepat bisa digunakan," ujar Asep.

Advertisement

Mengenai teknis operasionalnya, Dishub Kota Banjar akan melibatkan pelaku transportasi lokal agar tidak terjadi gesekan sosial dengan tujuan untuk menghidupkan perekonomian para pelaku transportasi lokal di Kota Banjar.

"Wisatawan yang datang akan diangkut oleh ojek pangkalan (opang) dan tukang becak dari dan menuju lokasi transit," jelasnya.

Visi Wali Kota: Banjar Jadi Kawasan Penyangga Internasional

Sejalan dengan rencana Dishub, Wali Kota Banjar, Sudarsono, menegaskan pentingnya mempersiapkan Kota Banjar sebagai kawasan penyangga wisata nasional hingga internasional.

Ia mendorong optimalisasi lahan-lahan kosong di sekitar terminal dan jalur nasional untuk dijadikan pusat kegiatan ekonomi dan wisata.

"Ke depan, Banjar harus siap. Kita punya beberapa area di kawasan terminal yang  sudah harus mulai digarap kegiatan ekonominya. Ini agar orang mau berhenti dan berbelanja di Banjar sebelum melanjutkan perjalanan ke Pangandaran," tegas Sudarsono saat dihubungi melalui telepon, Sabtu (2/5/2026).

Pengembangan Wisata Air (Floating Market)

Pemerintah Kota Banjar, ditambahkan Wali Kota, berencana menyulap bibir sungai Citanduy menjadi destinasi wisata malam.

"Bahkan, pihak pengelola Floating Market Lembang dikabarkan telah memberikan saran dan siap diundang untuk membantu mengembangkan konsep pasar terapung di Banjar," papar Wali Kota.

Untuk merealisasikan kawasan rest area dan pengembangan kawasan di jalur nasional, Pemkot Banjar akan mengoptimalkan peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

"Jika investor swasta tidak masuk, maka kerja sama (MoU) akan dilakukan melalui BUMD Pemerintah Kota Banjar. Hal ini juga termasuk persiapan menyambut berbagai Proyek Strategis Nasional (PSN) seperti PLTS dan pengembangan kawasan perbatasan," ungkap Sudarsono.

Kesepakatan Telah Dicapai

Wali Kota Sudarsono juga memastikan bahwa kesepakatan antara pihak Pemkot Banjar, Damri, dan pemilik lahan sudah terjalin sepenuhnya.

Lokasi transit di samping gedung DPRD tersebut nantinya tidak hanya menjadi tempat pemberhentian bus, tetapi juga tempat beristirahat yang nyaman bagi wisatawan.

Area tersebut dilengkapi dengan tempat bersantai dan kedai kopi, memanfaatkan halaman minimarket yang luas.

"Intinya kesepakatan sudah ada. Kita ingin bus-bus yang dari terminal Banjar menuju Pangandaran bisa transit sebentar di situ. Siapa tahu ada penumpang yang mau ikut, sehingga ekonomi kita terus berputar," pungkas Sudarsono. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Sussie
PenulisSussieSarjana Ilmu Politik Stisip Bina Putera Kota Banjar (2011). Bergabung di Times Indonesia sejak 2021. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, sains, seni, budaya dan hospitality.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia