Advertisement
Wisata

Tersembunyi di Lereng Gunung, Desa Gunungsari Punya Surga Wisata Alam yang Belum Banyak Dijamah

Tak hanya menawarkan wisata alam, Desa Gunungsari juga dikenal memiliki udara sejuk, lingkungan yang masih hijau, serta suasana pedesaan yang tenang

TIMES Indonesia,
Tersembunyi di Lereng Gunung, Desa Gunungsari Punya Surga Wisata Alam yang Belum Banyak Dijamah
Goa pinus salah satu wisata yang sering didatangi pengunjung. (Foto: Desa Gunungsari for TIMES Indonesia)
A-AA+

BATU Di tengah ramainya destinasi modern di Kota Batu, terselip sebuah kawasan wisata desa yang menawarkan suasana tenang, udara dingin pegunungan, hingga panorama alam yang masih asri. Desa Gunungsari di Kecamatan Bumiaji kini mulai dilirik sebagai hidden gems baru bagi wisatawan yang ingin menikmati sisi lain Kota Batu.

Desa yang berada di lereng pegunungan itu dikenal memiliki kekuatan wisata berbasis alam, pertanian, dan budaya lokal. Hamparan kebun mawar, peternakan sapi perah, hingga hutan pinus menjadi daya tarik utama yang membuat kawasan ini berbeda dari wisata perkotaan pada umumnya.

Advertisement

Salah satu destinasi yang paling banyak diburu wisatawan ialah Goa Pinus. Tempat wisata alam yang berada di kawasan perbukitan ini menawarkan panorama hutan pinus dengan udara sejuk khas pegunungan. Selain menikmati suasana alam, pengunjung juga bisa berburu spot foto berlatar lembah dan pegunungan.

Awalnya lokasi tersebut merupakan goa peninggalan masa Jepang yang kemudian dikembangkan menjadi kawasan wisata alam. Kini Goa Pinus menjadi favorit wisatawan yang ingin menikmati ketenangan jauh dari hiruk pikuk pusat kota.

Tak jauh dari kawasan itu, wisatawan juga dapat menjelajahi Dusun Wisata Brau yang terkenal sebagai sentra peternakan sapi perah di Kota Batu. Di kawasan ini pengunjung bisa melihat langsung aktivitas peternak, mencoba pengalaman memerah susu sapi, hingga menikmati susu segar dari kandang peternakan.

Selain wisata edukasi peternakan, Desa Gunungsari juga memiliki wisata petik bunga mawar dan kebun jeruk yang menjadi ciri khas wilayah tersebut. Lanskap pedesaan dengan latar Gunung Arjuno membuat kawasan ini banyak diburu wisatawan pencinta fotografi dan healing alami.

Potensi wisata desa ini bahkan terus diperkuat melalui berbagai kegiatan budaya dan promosi pariwisata. Pemerintah Kota Batu sebelumnya juga menggelar Gunungsari Festival untuk memperkenalkan kekayaan seni, UMKM, hingga wisata lokal kepada masyarakat luas.

Advertisement

Tak hanya menawarkan wisata alam, Desa Gunungsari juga dikenal memiliki udara sejuk, lingkungan yang masih hijau, serta suasana pedesaan yang tenang. Kombinasi tersebut menjadikan kawasan ini cocok bagi wisatawan yang ingin mencari pengalaman liburan berbeda di Kota Batu.

Kepala Desa Gunungsari, Andi Susilo mengatakan jika tempatnya menawarkan wisata berbasis kearifan lokal mulai dari petik bunga, wisata susu sapi, hingga wisata alam.

"Dari situlah kelebihan desa kami sehingga sering didatangi oleh wisatawan yang penasaran dengan indahnya landskap Gunungsari," bebernya, Minggu (10/5/2026).

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Galih Rakasiwi
PenulisGalih RakasiwiBergabung dengan TIMES Indonesia sejak Februari 2026 dan bertugas di Malang Raya dan sekitarnya. Meliput berbagai isu baik politik, hukum, humaniora, teknologi, bisnis dan peristiwa yang bersifat lokal, nasional, dan internasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia