Advertisement
Wisata

Masuk Hutan Pinus, Wisatawan Langsung Disambut Air Terjun Super Eksotis

Coban Talun, destinasi wisata yang berada di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji tersebut dikenal sebagai salah satu wisata alam legendaris di Kota Batu.

TIMES Indonesia,
Masuk Hutan Pinus, Wisatawan Langsung Disambut Air Terjun Super Eksotis
Hutan pinus di wisata Coban Talun yang membuat suasana hati tenang. (FOTO : Galih Rakasiwi/TIMES Indonesia)
A-AA+

BATU BATU - Coban Talun, destinasi wisata yang berada di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji tersebut dikenal sebagai salah satu wisata alam legendaris di Kota Batu. 

Selain menawarkan panorama hutan pinus dan udara dingin khas pegunungan, Coban Talun juga memiliki banyak spot foto yang menjadi favorit wisatawan muda maupun keluarga.

Advertisement

Dengan tiket masuk kawasan Coban Talun berkisar Rp12 ribu hingga Rp25 ribu tergantung area wisata yang dikunjungi. Harga tersebut dinilai cukup terjangkau dibanding sejumlah wisata buatan lain di Kota Batu.  

Di dalam kawasan wisata, pengunjung dapat menikmati air terjun utama Coban Talun dengan berjalan kaki menyusuri jalur hutan pinus. Selain itu terdapat taman bunga, Apache Camp, Pagupon Camp hingga area outbound dan camping ground yang menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan.  

Sejumlah wisatawan juga menyebut Coban Talun sebagai wisata murah dengan panorama alam terbaik di Batu. Banyak wisatawan menilai akses menuju lokasi cukup mudah dan cocok untuk wisata keluarga maupun sekadar berburu foto alam.  

Selain tiket ekonomis, kawasan Coban Talun juga didukung penginapan dan glamping dengan harga yang cukup ramah bagi wisatawan. Salah satunya penginapan glamping yang berada tidak jauh dari kawasan air terjun sehingga banyak dipilih wisatawan luar kota untuk bermalam.  

Coban Talun merupakan salah satu rekomendasi wisata hemat di Kota Batu karena menawarkan kombinasi wisata alam, spot foto dan area rekreasi keluarga dalam satu kawasan.

Advertisement

Salah satu wisatawan Ananda Naswa asal Yogyakarta sengaja datang bersama teman-temannya untuk melepas penat ditengah padatnya rutinitas kantor yang dia geluti. Dengan biaya wisata yang relatif murah dan suasana alam yang masih asri, Coban Talun terbukti menjadi salah satu destinasi favorit.

"Sengaja ke sini karena dulu waktu kuliah di Kota Malang kisaran tahun 2000an saya pernah ke sini. Jadi kangen datang lagi bernostalgia sembari mengajak rekan kantor saya di Surabaya,"ungkapnya, Jumat (22/5/2026).

Senada, Mustofa asal Kabupaten Jombang datang bersama keluarganya usai mengikuti pengajian di wilayah Kota Batu.

"Saya ajak keluarga berlibur setelah ke acara pengajian. Coban Talun saya rasa cocok selain suasananya sejuk dan indah tentu tiket masuknya murah," tawanya.

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Galih Rakasiwi
PenulisGalih RakasiwiBergabung dengan TIMES Indonesia sejak Februari 2026 dan bertugas di Malang Raya dan sekitarnya. Meliput berbagai isu baik politik, hukum, humaniora, teknologi, bisnis dan peristiwa yang bersifat lokal, nasional, dan internasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia