Advertisement
Wisata

Curah Asmoro Sedati Sidoarjo Disiapkan Jadi Destinasi Wisata dan Edukasi

Disporapar Sidoarjo mulai menyusun kajian komprehensif untuk mengembangkan wisata mangrove Curah Asmoro di Desa Tambak Cemandi, Kecamatan Sedati.

TIMES Indonesia,
Curah Asmoro Sedati Sidoarjo Disiapkan Jadi Destinasi Wisata dan Edukasi
Curah Asmoro Sidoarjo di proyeksikan sebagai wisata dan edukasi. (FOTO: Dok. Disporapar Sidoarjo)
A-AA+

Sidoarjo Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Sidoarjo terus mengoptimalkan potensi wisata di Kota Delta. Salah satu kawasan yang kini mulai dikembangkan secara serius adalah wisata Curah Asmoro yang berada di Desa Tambak Cemandi, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo.

Kawasan ini menyimpan potensi wisata alam yang masih belum banyak dikenal masyarakat luas. Dengan lanskap sungai yang dikelilingi hutan mangrove, Curah Asmoro menawarkan suasana petualangan alami yang eksotis dan edukatif.

Advertisement

Destinasi ini menyuguhkan pengalaman menyusuri aliran sungai di tengah rimbunnya vegetasi bakau yang masih terjaga. Panorama tersebut kerap disebut memiliki kemiripan dengan suasana sungai di pedalaman Kalimantan hingga kawasan Amazon di Amerika Selatan.

Daya Tarik: Ubur-ubur Laut hingga Satwa Liar

Selain panorama mangrove yang menawan, pengunjung juga dapat menjumpai berbagai satwa liar, seperti monyet dan burung bangau putih yang hidup di sepanjang tepian sungai.

Curah Asmoro Sidoarjo 2

Namun, daya tarik utama Curah Asmoro adalah fenomena kemunculan ubur-ubur laut jinak. Saat air laut pasang, ubur-ubur tersebut akan muncul ke permukaan dan dapat disentuh langsung oleh wisatawan dengan aman. Fenomena ini menjadikan Curah Asmoro memiliki nilai lebih sebagai destinasi wisata edukasi berbasis alam.

Pemkab Sidoarjo Dorong Pengembangan Berkelanjutan

Kepala Disporapar Kabupaten Sidoarjo, Yudhi Irianto, mengatakan bahwa pemerintah daerah saat ini tengah menyusun kajian komprehensif untuk pengembangan kawasan wisata pesisir, termasuk Curah Asmoro.

Advertisement

“Pengembangan ini tidak hanya untuk sektor pariwisata, tetapi juga harus memperhatikan aspek pelestarian lingkungan. Harapannya, wisata ini bisa memberi dampak ekonomi bagi masyarakat pesisir,” ujar Yudhi, Kamis (4/6/2026).

Curah Asmoro Sidoarjo 3

Ia menambahkan, keberhasilan pengembangan wisata tersebut membutuhkan kolaborasi lintas sektor atau sinergi dari seluruh pemangku kepentingan (stakeholders).

"Disporapar bersama OPD terkait sangat konsen terhadap pengembangan wisata pesisir timur Sidoarjo. Tahun ini kami mulai menyusun kajian penguatan pariwisata di kawasan pesisir timur Sidoarjo," ungkapnya.

Pemerintah Desa Sambut Positif

Sementara itu, Pemerintah Desa Tambak Cemandi menyambut baik rencana pengembangan wisata tersebut. Kepala Desa Tambak Cemandi, Khoirudin, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah terhadap potensi wisata di wilayahnya.

“Dengan adanya dukungan dari Dinas Pariwisata, kami berharap Desa Tambak Cemandi bisa berkembang menjadi destinasi wisata unggulan. Potensi lokal ini akan kami dorong agar lebih dikenal luas,” katanya.

Dengan dukungan pemerintah daerah, pemerintah desa, serta keunikan ekosistem mangrove dan fenomena alam yang dimiliki, Curah Asmoro di Kecamatan Sedati berpotensi kuat menjadi salah satu ikon wisata baru di Kabupaten Sidoarjo. (*)

 

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Syaiful Bahri
PenulisSyaiful BahriSarjana Administrasi Publik, Universitas Sunan Giri Surabaya, Bergabung bersama TIMES Indonesia pada Juli 2025. dengan minat liputan bidang pemerintahan, politik, hukum dan pendidikan serta lifestyle.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia