Museum Sains Raksasa Segera Hadir di Kota Batu, Ada AI hingga Dunia Astronaut
Kota Batu bersiap menambah deretan destinasi wisata edukasi dengan hadirnya Museum Mega Science dan Budaya yang dikembangkan Jatim Park Group menjadi museum sains pertama sekaligus terbesar di Indonesia.
BATU – Kota Batu bersiap menambah deretan destinasi wisata edukasi dengan hadirnya Museum Mega Science dan Budaya. Wahana baru yang dikembangkan Jatim Park Group tersebut digadang-gadang menjadi museum sains pertama sekaligus terbesar di Indonesia dengan konsep pembelajaran interaktif berbasis teknologi modern.
Museum yang dibangun di atas lahan seluas sekitar dua hektare itu akan menyajikan berbagai pengalaman edukatif yang memadukan ilmu pengetahuan, teknologi, budaya, dan sejarah dalam satu kawasan.
Kehadirannya diharapkan semakin memperkuat citra Kota Batu sebagai salah satu pusat wisata edukasi di Indonesia. Manager Marketing and Public Relations Jatim Park Group, Titik S. Ariyanto, mengatakan Museum Mega Science dan Budaya menjadi salah satu proyek terbaru yang tengah dipersiapkan untuk memberikan alternatif wisata edukasi yang lebih beragam bagi masyarakat.
"Di tahun ini Jatim Park Group akan segera membuka destinasi baru yang dinamakan Museum Mega Science dan Budaya yang akan menjadi museum sains pertama dan terbesar di Indonesia di luas lahan 2 hektare," ujarnya, Kamis (11/6/2026).
Menurut Titik, museum tersebut dirancang dengan konsep yang berbeda dari museum pada umumnya. Pengunjung tidak hanya melihat koleksi atau informasi secara pasif, tetapi juga dapat berinteraksi langsung melalui berbagai alat peraga edukatif yang disajikan dengan pendekatan modern.
"Nanti berbagai fasilitas pembelajaran disiapkan untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik dan mudah dipahami oleh semua kalangan, mulai anak-anak hingga orang dewasa," ungkapnya.
Selain itu ada banyak sekali alat peraga yang disajikan secara unik, interaktif dan juga menarik dan tidak ada duanya di Indonesia. Museum Mega Science dan Budaya nantinya akan mengangkat beragam tema pengetahuan.
"Nah, pengunjung dapat mengenal perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), teknologi robotik, dunia antariksa dan astronaut, hingga sejarah peradaban Islam melalui media pembelajaran yang inovatif," tambahnya.
Selain menjadi sarana rekreasi keluarga, museum tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan minat masyarakat terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi.
"Harapan kami adanya museum baru bisa menjadi ikon wisata edukasi baru yang mampu menarik wisatawan dari berbagai daerah sekaligus memperkuat sektor pariwisata Kota Batu," tutupnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


