Libur Sekolah Makin Seru, Anak-Anak Diajak Bikin Cokelat di Baloga Batu
Libur sekolah menjadi momen yang tepat untuk mengajak anak-anak berwisata sekaligus belajar. Salah satu destinasi yang menawarkan pengalaman berbeda adalah Batu Love Garden (Baloga) Kota Batu.
BATU – Libur sekolah menjadi momen yang tepat untuk mengajak anak-anak berwisata sekaligus belajar. Salah satu destinasi yang menawarkan pengalaman berbeda adalah Batu Love Garden (Baloga) Kota Batu melalui program wisata edukasi cokelat yang kini menjadi daya tarik favorit bagi rombongan pelajar dan keluarga.
Program tersebut tidak sekadar mengenalkan produk cokelat yang biasa dikonsumsi sehari-hari. Pengunjung diajak memahami perjalanan panjang cokelat, mulai dari tanaman kakao di kebun hingga menjadi produk olahan yang siap dinikmati.
Operational Manager Baloga, Muhammad Firdaus, mengatakan kegiatan edukasi tersebut dirancang agar peserta dapat belajar secara interaktif dengan pendampingan langsung dari edukator yang berpengalaman.
"Pengunjung mendapatkan penjelasan mengenai tanaman kakao, mulai dari sejarahnya, cara budidaya, perawatan hingga proses pascapanen. Mereka juga diajak melihat langsung tahapan pengolahan kakao menjadi cokelat," katanya, Senin (22/6/2026).
Tak hanya mendengarkan materi, peserta juga diberikan kesempatan untuk mencoba berbagai proses pengolahan kakao. Mulai dari mengenal fermentasi biji kakao, pengeringan, hingga pemilihan biji berkualitas.
"Yang menjadi faktor penting dalam menghasilkan cokelat dengan cita rasa terbaik adalah pemilihan biji berkualitas," paparnya.
Setelah sesi pembelajaran selesai, pengalaman semakin menarik karena peserta diajak meracik dan membuat milkshake cokelat secara mandiri sebelum menikmatinya bersama-sama.
"Dengan biaya Rp25 ribu di luar tiket masuk, pengunjung bisa mengikuti tiga pilihan edukasi yang tersedia di Baloga. Program ini sangat cocok untuk rombongan sekolah dengan minimal 20 peserta," jelasnya.
Selain praktik langsung, peserta juga memperoleh fasilitas berupa lembar kerja siswa (LKS), pendampingan pemandu, permainan edukatif, hingga sesi interaktif yang membuat proses belajar terasa menyenangkan.
"Di area itu, pengunjung juga dapat membeli beragam produk olahan cokelat sebagai buah tangan. Produk yang tersedia antara lain cokelat batangan, bubuk cokelat, es krim cokelat hingga keripik cokelat yang merupakan hasil kolaborasi dengan UMKM Cokelat Mojopahit," tambah dia.
Baloga juga menawarkan sejumlah program edukasi lain yang tak kalah menarik. Salah satunya adalah Omah Atsiri yang mengenalkan tanaman aromatik dan proses pembuatan minyak atsiri, mulai dari pembibitan hingga pengolahan produk.
Selain itu, tersedia pula edukasi pertanian yang memungkinkan pengunjung mencoba menanam berbagai komoditas seperti padi, bunga dan stroberi.
"Paling banyak diminati adalah kegiatan menanam padi. Anak-anak sangat antusias karena bisa bermain lumpur sambil belajar tentang proses bercocok tanam. Durasi kegiatannya sekitar 45 sampai 60 menit," terangnya.
Ke depan, Baloga berencana menambah ragam wisata edukasi baru, termasuk program pengolahan tanaman rempah dan herbal menjadi bumbu dapur seperti parsley, oregano dan berbagai tanaman aromatik lainnya.
"Kami ingin dengan banyaknya edukasi bisa memperkaya pengalaman belajar bagi para pengunjung," tutupnya.(*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


