TIMESINDONESIA, PALANGKARAYA – Patut ditiru, santri Ponpes Al Amin, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah sukses memproduksi makanan ringan.
Dalam sebulan, para santri mampu menghasilkan makanan ringan tidak kurang dari 30 kilogram. Produk tersebut terbuat dari daging, tulang ikan nila, patin, dan lele.
Berkat tangan-tangan terampil, kini semua bahan tersebut dibuat menjadi stik tulang ikan, amplang ikan, serta kerupuk ikan.
Pimpinan Ponpes Al Amin, H. Suriani Jiddy menjelaskan, untuk mendukung produktivitas pembuatan kerupuk, stik dan amplang, para santri dilengkapi berbagai peralatan.
"Hanya sisik ikan saja yang belum bisa kami olah menjadi makanan ringan," katanya, Selasa (21/3/2023).
Di bawah pengawasan asatidz, para santri sebelumnya telah mengikuti pelatihan. Sedangkan hasil olahan kerupuk dan stik ikan dipasarkan ke sejumlah wilayah di Kapuas.
Tak hanya itu, produk olahan makanan ringan tersebut kini telah mengantongi sertifikat halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kemenag setempat.
Kakanwil Kalteng H. Noor Fahmi berharap agar produk olahan Ponpes Al Amin terus dikembangkan. Terutama dalam hal variasi produk dan pemasarannya.
"Misalnya ada kerupuk ikan versi pedas level tertentu yang disesuaikan dengan selera konsumen. Ini perlu dilakukan agar variasi pasar yang bisa dijangkau juga semakin luas," pintanya.
Selain itu, dirinya optimistis, kedepan Ponpes Al Amin lebih bisa mengembangkan potensi yang dimiliki. Pun dengan catatan dikelola secara serius agar kemandirian ekonomi dapat terwujud.
"Saya yakin unit usaha ini jika terus dikelola dan dikembangkan secara baik, akan mewujudkan kemandirian ekonomi pesantren. Dan tentu akan memberikan dampak positif bagi lembaga dan masyarakat sekitar," jelas Noor Fahmi saat mengunjungi Ponpes Al Amin, Kabupaten Kapuas, Kalteng. (*)
Pewarta | : Yusuf Arifai |
Editor | : Bambang H Irwanto |
Jamu Real Madrid di El Clasico, Hansi Flick Ingin Barcelona Tampil Dominan
Aksi Suporter di Laga Versus Bahrain Bikin PSSI Kena Sanksi FIFA
Resmi Dilantik, DMI Gresik Siap Optimalkan Pemberdayaan Masjid dan Perkuat Layanan Mualaf
Pesan Gus Nasrul di Masjid Agung Jepara: Indonesia Sedang Darurat Introspeksi Diri
Kemenag: Layanan Bus Shalawat Gratis, Jemaah Haji Diimbau Tak Beri Tip
Jemaah Haji Kota Banjar, Tertua 99 Tahun dan Termuda 18 Tahun
Polres Magetan Ungkap 3 Kasus Premanisme, Warga Diminta Tidak Takut Melapor
DPMPTSP Bontang Dukung UMKM Melalui Diseminasi dan Pendampingan Penerbitan NIB
Persewangi Banyuwangi Optimistis Amankan Tiket 8 Besar Liga 4 Nasional
Polres Pemalang Amankan Remaja Bawa Senjata Tajam