Cek Fakta Fakta atau Hoaks

CEK FAKTA: Pemerintah RI Minta Masyarakat Ikut Wajib Militer Antisipasi Perang Dunia Ketiga

Selasa, 01 Maret 2022 - 09:36 | 157.27k
CEK FAKTA: Pemerintah RI Minta Masyarakat Ikut Wajib Militer Antisipasi Perang Dunia Ketiga
Video disertai narasi tentang ajakan Pemerintah RI kepada masyarakat ikut wajib militer untuk mengantisipasi perang dunia ketiga.

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Beredar narasi Pemerintah RI mengajak masyarakat ikut wajib militer untuk mengantisipasi perang dunia ketiga. Narasi tersebut juga menyebutkan persiapan ini dilakukan sebagai antisipasi dampak akibat perang antara Rusia dan Ukraina pecah.

Narasi itu dibagikan oleh akun TikTok, dengan nama pengguna Aidil. Dalam unggahannya, ia mengunggah video berdurasi 11 yang memperlihatkan tangkapan layar artikel milik Kompas TV berjudul "PERANG RUSIA-UKRAINA PECAH PEMERINTAH AJAK MASYARAKAT IKUT WAJIB MILITER GUNA ANTISIPASI PERANG DUNIA KE-3".

Tangkapan layar artikel tersebut juga memperlihatkan foto Presiden RI Joko Widodo yang sedang memberi pidato.

Adapun narasi yang dibagikan sebagai berikut.

Narasi judul berita:

"PERANG RUSIA-UKRAINA PECAH PEMERINTAH AJAK MASYARAKAT IKUT WAJIB MILITER GUNA ANTISIPASI PERANG DUNIA KE-3".

Narasi keterangan unggahan:

"help indonesia #rusia #ukraine #fyp".

cek-fakta-Perang-Dunia-Ketiga.jpgSumber: TikTok (https://www.tiktok.com/@mehmedaidil2/video/7068200718762511642)

PENJELASAN

Berdasarkan penelusuran tim Cek Fakta TIMES Indonesia, informasi yang dibagikan akun TikTok Aidil pada 25 Februari 2022 tersebut, tidak benar. Penelusuran kami dengan mesin pencari menemukan tidak ada artikel KompasTV yang mengunggah informasi tersebut. 

Berdasarkan penelusuran dengan menggunakan pencarian tanggal tangkapan layar pada website KompasTV, ditemukan adanya kemiripan dengan artikel Kompas TV berjudul "PERANG RUSIA-UKRAINA PECAH PEMERINTAH AJAK MASYARAKAT IKUT WAJIB MILITER GUNA ANTISIPASI PERANG DUNIA KE-3".

Setelah dilakukan pencarian dengan acuan tanggal pada artikel, ditemukan artikel asli berjudul "Serangan Rusia ke Ukraina Bisa Picu Perang Dunia III, Pengamat Minta Presiden Jokowi Bertindak".

Tangkapan layar artikel yang diunggah oleh akun TikTok dengan nama pengguna AIDIL tersebut telah disunting pada bagian judul artikel. Jika dibandingkan, artikel asli dan tangkapan layar pada unggahan TikTok itu memiliki kesamaan. Artikel diunggah pada Kamis, 24 Februari 2022 pukul 14.37 WIB. Artikel asli juga menyertakan gambar Presiden Jokowi.

Perbedaan hanya terletak pada judul artikel yang telah disunting dalam tangkapan layar yang diunggah akun TikTok tersebut. Judul artikel asli bukan "PERANG RUSIA-UKRAINA PECAH PEMERINTAH AJAK MASYARAKAT IKUT WAJIB MILITER GUNA ANTISIPASI PERANG DUNIA KE-3", melainkan "Serangan Rusia ke Ukraina Bisa Picu Perang Dunia III, Pengamat Minta Presiden Jokowi Bertindak".

cek-fakta-Perang-Dunia-Ketiga-2.jpgSumber: Serangan Rusia ke Ukraina Bisa Picu Perang Dunia III, Pengamat Minta Presiden Jokowi Bertindak | Kompas TV

KESIMPULAN

Hasil penelusuran Cek Fakta TIMES Indonesia, klaim tentang Pemerintah RI mengajak masyarakat ikut wajib militer untuk antisipasi perang dunia ketiga, salah. Faktanya, tidak ada pernyataan resmi dari pemerintah RI tentang wajib milier. Informasi yang tersebut juga merupakan konten yang diedit dari artikel media KompasTV.

Menurut misinformasi/disinformasi yang dikategorikan oleh FirstDraft, informasi tersebut termasuk dalam kategori manipulated content (konten yang dimanipulasi). Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.

Manipulated content atau konten manipulasi biasanya berisi hasil editan dari informasi yang pernah diterbitkan media-media besar dan kredibel. Gampangnya, konten jenis ini dibentuk dengan cara mengedit konten yang sudah ada dengan tujuan untuk mengecoh publik.

---

Cek Fakta TIMES Indonesia

TIMES Indonesia adalah media online yang sudah terverifikasi faktual di Dewan Pers. Dalam kerja melakukan cek fakta, TIMES Indonesia juga bekerja sama dengan 24 media nasional dan lokal, untuk memverifikasi berbagai informasi hoaks yang tersebar di masyarakat.

Jika anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silakan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA TIMES Indonesia di email: [email protected] atau [email protected] (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

Fakta atau hoaks?
Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini.

TERBARU

KOPI TIMES