Cek Fakta Fakta atau Hoaks

CEK FAKTA: Vaksin mRNA Menyebabkan Hepatitis pada Anak, Benarkah?

Rabu, 25 Mei 2022 - 16:32 | 138.68k
CEK FAKTA: Vaksin mRNA Menyebabkan Hepatitis pada Anak, Benarkah?
Klaim yang menyebutkan bahwa vaksin mRNA dapat menyebabkan hepatitis anak.

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Beredar narasi bahwa vaksin mRNA menyebabkan hepatitis pada anak. Narasi tersebut dibagikan oleh akun Twitter @JakataStar pada 5 Mei 2022.

Akun @JakataStar menyertakan klaim dari artikel Dailyexpose.uk yang berjudul “New Study confirming COVID Vaccine causes Severe Autoimmune-Hepatitis is published days after W.H.O issued ‘Global Alert’ about new Severe Hepatitis among Children”.

Berikut narasi yang dibagikan akun @JakataStar:

https://dailyexpose.uk/2022/04/28/new-study-confirms-covid-jab-causes-hepatitis-kids/… sebuah artikel mengenai vaksin mRNA yg menyebabkan Hepatitis anak.

#COVID19

cek-fakta-Vaksin-mRNA.jpgSumber: https://twitter.com/JakartaStar/status/1521985525426507776

Benarkah klaim tersebut?

CEK FAKTA

Berdasarkan penelusuran tim Cek Fakta, klaim tersebut tidak benar. Mengutip dari laman resmi kemkes.go.id, Kementerian Kesehatan membantah adanya kaitan antara vaksinasi Covid-19 dengan penyakit hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya pada anak.

“Kejadian ini dihubungkan dengan vaksin Covid-19 itu tidak benar, karena kejadian saat ini tidak ada bukti bahwa itu berhubungan dengan vaksinasi Covid-19,” ungkap Prof dr Hanifah Oswari, Sp.A(K), selaku Lead Scientist pada kasus tersebut.

cek-fakta-Vaksin-mRNA-2.jpgSumber: Tidak Ada Kaitan antara Vaksinasi COVID-19 dengan Penyakit Hepatitis Akut pada Anak | sehatnegeriku.kemkes.go.id

Sara Hasaan, seorang ahli hepatologi transplantasi pediatrik dari Mayo Clinic Children’s Center, dilansir dari Factcheck.afp.com, mengatakan bahwa hepatitis misterius yang menulari anak-anak berbeda dengan hepatitis yang dijelaskan dalam penelitian tersebut.

“Studi ini dilakukan pada orang dewasa yang mencoba menghubungkan vaksin Covid-19 dan hepatitis autoimun, yang merupakan entitas terpisah yang berbeda dari hepatitis yang berdampak pada anak-anak” ujarnya.

Direktur medis hepatologi pediatrik di Yale University School of Medicine, Rima Fawaz, mengatakan hepatitis parah akut yang dilaporkan pada anak-anak dianggap menular, sedangkan hepatitis autoimun yang dialami oleh pria dalam penelitian tersebut, tidak.

cek-fakta-Vaksin-mRNA-3.jpgSumber: Hepatitis outbreak in children misleadingly linked to Covid-19 vaccination | Fact Check AFP

KESIMPULAN

Hasil penelusuran Tim Cek Fakta TIMES Indonesia, klaim bahwa vaksin mRNA menyebabkan hepatitis pada anak, keliru. Faktanya, vaksin mRNA tidak menyebabkan hepatitis.

Menurut mis/disinformasi yang dikategorikan First Draft, informasi tersebut termasuk dalam kategori Konten Menyesatkan (Misleading Content). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. 

Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi. Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.

---

Cek Fakta TIMES Indonesia

TIMES Indonesia adalah media online yang sudah terverifikasi faktual di Dewan Pers. Dalam kerja melakukan cek fakta, TIMES Indonesia juga bekerja sama dengan 24 media nasional dan lokal, untuk memverifikasi berbagai informasi hoaks yang tersebar di masyarakat.

Jika anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silakan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA TIMES Indonesia di email: [email protected] atau [email protected] (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

Fakta atau hoaks?
Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini.

TERBARU

KOPI TIMES