Ekonomi

Digital Marketing, Solusi Bangkitkan UMKM di Era Society 5.0

Rabu, 03 Agustus 2022 - 20:15 | 115.40k
Sambal salah satu produk UMKM unggulan di Kecamatan Ngoro, Jombang. (FOTO: Rohmadi/TIMES Indonesia)
Sambal salah satu produk UMKM unggulan di Kecamatan Ngoro, Jombang. (FOTO: Rohmadi/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, JOMBANG – Para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang dibekali ilmu digital marketing guna meningkatkan pemasaran produk.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Pemerintah Kecamatan Ngoro, Ibu-ibu PKK, dan Karangtaruna dengan melibatkan puluhan pelaku usaha UMKM setempat.

Advertisement

Kegiatan yang dilaksanakan di Pendopo Kecamatan Ngoro, Rabu (3/8/2022) tersebut disambut riang gembira oleh puluhan pelaku usaha UMKM. Nampak para pesarta sangat antusias dan penuh khusus memahami materi yang disampaikan oleh Indra Kurniawan Dosen STIE Dewantara Jombang.

Pelatihan-ToT-digital-marketing.jpgPelatihan ToT digital marketing untuk meningkatkan pemasaran produk UMKM di Kecamatan Ngoro. (FOTO: Rohmadi/TIMES Indonesia)

Yauma Syifa' Camat Ngoro menerangkan, dalam pelatihan ToT digital marketing bertujuan untuk mengangkat serta mendongkrak naiknya produk unggulan yang ada diwilayah Kecamatan Ngoro.

Menurutnya, setidaknya ada 100 lebih produk UMKM unggulan yang ada di Kecamatan Ngoro. Pihaknya berharap dengan adanya pelatihan ini para pelaku UMKM bisa memanfaatkan teknologi untuk pemasarannya.

"Selama ini masih banyak pakai manual. Sekarang jamannya sudah modern minimal mereka bisa memanfaat teknologi ini dengan baik. Bisa jual offline dan online," katanya, kepada TIMES Indonesia, Rabu (3/8/2022).

UMKM-dalam-pemasaran.jpgCamat Ngoro bersama Karangtaruna siap mengawal produk UMKM dalam pemasaran di era digital. (FOTO: Rohmadi/TIMES Indonesia)

Wanita yang akrab disapa Syifa' menerangkan ada beberapa produk UMKM unggulan yang ada di Kecamatan Ngoro. Salah satunya produk-produk home industri yang belum banyak diketahui oleh khalayak umum.

"Dengan adanya digital marketing ini, kami harap produk-produk yang belum muncul di google ini bisa dikenal dan dinikmati oleh orang banyak," harapnya.

Manfaatkan Sosmed sebagai Media Pemasaran

Sementara itu, dalam penyampaian materinya Indra Kurniawan Dosen STIE Dewantara Jombang menerangkan betapa sayangnya ketika pelaku usaha UMKM tidak bisa memanfaatkan digital sebagai pemasaran.

"Sangat rugi sekali, sebenarnya produk mereka bagus namun karena tidak bisa mempromosikan ya hanya diam ditempat. Padahal di era digital society 5.0 semua sudah lengkap dan mudah," paparnya.

Indra menegaskan bahwa digital marketing tidak hanya sekadar jualan online melainkan juga bagaimana caranya membuat sistem pemasaran di dunia digital atau internet sehingga semua prosesnya dapat diukur berdasarkan data yang diperoleh.

Dengan penerapan digital marketing pelaku UMKM dapat membangun branding, membangun hubungan baik dengan pelanggan, dan menjangkau pasar yang lebih luas serta terukur.

Setelah itu, pilih dan fokus pada market yang spesifik. Mulai dari segmentasi, interest, demografi dan behavior target sasaran. Sumber trafik, dari mana informasi toko online kamu diperoleh calon konsumen.

Hal ini bisa dilihat dari sumber trafik baik yang organik seperti Facebook, Google, Instagram, Tiktok, Youtube, LinkedIn, e-mail list maupun berbayar seperti endorsement, marketplace, affiliate, viral dan lain-lain.

"Sosmed merupakan salah satu media paling mudah untuk pemasaran produk. Namun, juga ada strateginya misal jadwal posting dan konsisten. Yang tidak perlu dilupakan jangan nyampah juga," jelasnya.

Menurutnya, datangnya era digital society 5.0 ini sebenarnya sangat menguntungkan bagi para pelaku UMKM. Tinggal bagaimana mereka bisa memanfaatkan atau tidak.

"Setalah paham cara pemasarannya, kita bisa memulai untuk membranding produk UMKM mulai dari kemasannya juga harus diperhatikan. Percuma produknya bagus tapi kemasannya jelek,.orang juga tidak akan melirik produk kita," ungkapnya. (*) 

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES