Ekonomi

Mengapa Sandwich Generation Perlu Melirik Asuransi Jiwa?  

Rabu, 03 Agustus 2022 - 22:14 | 37.85k
(Kiri ke kanan) Dewi Mayasari, Head of Corporate Communications Prudential Indonesia, Premraj Thuraisingam, Chief Customer and Marketing Officer Prudential Indonesia dan Lailatul Zubaidah, Head of Customer & Marketing Prudential Syariah.
(Kiri ke kanan) Dewi Mayasari, Head of Corporate Communications Prudential Indonesia, Premraj Thuraisingam, Chief Customer and Marketing Officer Prudential Indonesia dan Lailatul Zubaidah, Head of Customer & Marketing Prudential Syariah.

TIMESINDONESIA, SURABAYASandwich generation atau biasa dikenal dengan sebutan generasi roti lapis, generasi roti apit, generasi terjepit memiliki beban berat merawat orang tua mereka yang sudah lanjut usia serta merawat anak-anak mereka sendiri.

Hal ini termasuk menanggung biaya perawatan rumah sakit ketika orang tua mereka sakit. 

Advertisement

Menurut data BPJS 2021, rasio ketergantungan untuk orang tua usia 60 tahun ke atas terus meningkat selama lima tahun terakhir. Setiap 100 orang penduduk usia produktif (15-59 tahun) harus menanggung setidaknya 17 penduduk lansia dari 14,02 pada tahun 2017 menjadi 16,76 pada tahun 2021. 

Tak hanya itu, pandemi juga menimbulkan tantangan besar bagi sebagian keluarga ketika banyak orang kehilangan pekerjaan, oleh karena itu memerlukan dukungan dari keluarga lain yang masih produktif.

Dewi-Mayasari-b.jpg(Kiri ke kanan) Dewi Mayasari, Head of Corporate Communications Prudential Indonesia, Premraj Thuraisingam, Chief Customer and Marketing Officer Prudential Indonesia dan Lailatul Zubaidah, Head of Customer & Marketing Prudential Syariah, Rabu (3/8/2022).(Foto: Lely Yuana/TIMES Indonesia)

Kedua faktor ini merupakan contoh semakin pentingnya perlindungan tidak hanya bagi diri sendiri dan keluarga, tetapi juga bagi orang tua dan saudara dekat. Melindungi keluarga inti sangatlah penting dan juga memastikan bahwa situasi keuangan mereka tetap terkontrol. 

Perlindungan jiwa dan kesehatan yang komprehensif dapat menjadi solusi untuk mewujudkan keamanan finansial bagi seluruh keluarga.

Chief Transformation Officer and Director Prudential Indonesia Premraj Thuraisingam dalam kesempatan press conference di Surabaya mengatakan, jika 6,5 persen masyarakat Indonesia menjadi nasabah asuransi jiwa (AAJI) pada 2021. Terutama, sejak pandemi Covid-19 berlangsung. 

Asuransi memegang peranan penting guna menjaga kondisi finansial di masa depan. Salah satunya, karena financial planning belum terstruktur. Sebab mereka juga harus membagi keuangan. 

"Padahal, produk asuransi bisa menjadi proteksi sejak dini. Utamanya bagi sandwich generation," ungkap Premraj. 

Oleh karena itu, PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) dan Prudential Syariah memperkuat komitmennya dalam memperluas akses perlindungan bagi keluarga Indonesia melalui peluncuran kampanye #MadeforEveryFamily dengan tagline “Celebrating Togetherness”. 

Melalui #MadeforEveryFamily, Prudential Indonesia memperluas cakupan penerima manfaat dan pertanggungan pada polis asuransinya dari yang sebelumnya terbatas pada keluarga inti, kini juga mencakup anggota keluarga besar sedarah, seperti orang tua, kakek, nenek dan yang memiliki hubungan menantu.

Seiring dinamika kehidupan, kebutuhan keluarga besar di luar keluarga inti dalam hal perlindungan finansial, kesehatan, dan perlindungan jiwa juga semakin berkembang. 

Apalagi budaya mengakomodasi kebutuhan keluarga besar di luar keluarga inti telah menjadi bagian tidak terpisahkan dari masyarakat Indonesia. 

Salah satu solusi terbaru dari Prudential Indonesia yang mewujudkan semangat 

#MadeforEveryFamily adalah asuransi jiwa tradisional Syariah, PRUSolusi Kondisi Kritis Syariah (PKKS), yang menyediakan perlindungan untuk 60 jenis penyakit kritis.

Premraj Thuraisingam, mengatakan, melalui #MadeforEveryFamily, Prudential berkomitmen memperluas akses perlindungan kesehatan dan finansial. 

"Kini, anggota keluarga besar termasuk orang tua, kakek, nenek, hingga menantu, bisa menjadi penerima manfaat dan pertanggungan dalam polis asuransi Prudential Indonesia," katanya. 

Dengan memberikan akses bagi anggota keluarga besar untuk bisa saling melindungi, Prudential Indonesia membantu keluarga Indonesia untuk memperkokoh ketahanan finansial mereka. 

Hal ini sejalan dengan aspirasi perusahaan dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera, sehingga mereka bisa mendapatkan yang terbaik dalam kehidupan.

Dalam mewujudkan beragam dukungan kepada masyarakat Indonesia Prudential Indonesia didukung oleh fundamental yang kuat.

“Prudential Indonesia telah dipercaya 

melindungi keluarga Indonesia melewati berbagai tantangan selama hampir 27 tahun, termasuk saat krisis Covid-19," imbuhnya. 

Prudential Indonesia juga dipercaya melindungi 2,5 juta tertanggung, dan senantiasa membuktikan komitmen perlindungannya terhadap nasabah, salah satunya melalui pembayaran klaim dan manfaat sebesar Rp16,6 triliun sepanjang 2021. 

"Dukungan ini semakin diperkuat oleh kondisi keuangan perusahaan yang sehat, tercermin dari tingkat solvabilitas (Risk Based Capital) sebesar 479%," tambah Premraj.(*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES