Ekonomi

Deposito BPR by Komunal dan BPR Eka Bumi Artha Teken Kerja Sama

Rabu, 02 November 2022 - 17:11 | 26.49k
Deposito BPR by Komunal dan BPR Eka Bumi Artha Teken Kerja Sama
(kiri-kanan) Rico Tedyono selaku Co-Founder dan COO Group Komunal dan Eko Budiyono selaku Direktur Utama BPR Eka Bumi Artha menunjukkan surat perjanjian kerja sama, Rabu (2/11/2022). (Foto: Dok.Komunal)

TIMESINDONESIA, SURABAYABank Perkreditan Rakyat Eka Bumi Artha memutuskan menjadi mitra PT. Komunal Sejahtera Indonesia, untuk memodernisasi keuangan rakyat dengan masuk ke dalam platform Deposito BPR by Komunal. 

Proses penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan di sela acara Munas Perbarindo yang juga dihadiri Rico Tedyono selaku Co-Founder dan COO Group Komunal didampingi Syarif Hidayat dan Bayu Adhigama selaku Senior Associate Commercial Partnership PT KSI. 

Eko Budiyono selaku Direktur Utama BPR Eka Bumi Artha dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Group Komunal karena telah bersedia menerima tawaran kerja sama tersebut.

Pihaknya menyampaikan bahwa pada mulanya, informasi mengenai PT Komunal Sejahtera Indonesia yang mengakomodir platform DepositoBPR by Komunal ini diperoleh dari salah satu pimpinan BPR di Jawa Timur.

Meskipun BPR Eka Bumi Artha telah berdiri cukup lama sejak tahun 1972, dan hingga kini telah memiliki total nilai aset sebesar Rp9,94 triliun pada tahun 2021.

Eko Budiyono memaparkan bahwa alasan kerja sama bersama dengan PT Komunal Sejahtera Indonesia dilatarbelakangi oleh pendanaan yang bersumber dari DPK masyarakat yang terbatas, meskipun berbagai program telah dilakukan, karena luas pasar DPK di Lampung masih sangat terbatas. 

“Bahkan kami juga telah berusaha melakukan perluasan pasar DPK dengan mengakses pasar di Sumatera Selatan, namun hasilnya juga minim. Akibatnya, kami masih lebih bergantung pada pendanaan dari bank umum," tutur Eko Budiyono, Rabu (2/11/2022). 

Di sisi lain, Eko Budiyono juga menyampaikan rasa apresiasinya kepada platform DepositoBPR by Komunal yang dianggap unik dan menarik, karena bisa menampung semua BPR dari seluruh Indonesia.

“Harapannya dari kerja sama dengan DepositoBPR by Komunal, BPR Eka Bumi Artha bisa dikenal luas, bahkan di luar masyarakat Lampung. Melalui platform DepositoBPR by Komunal, semoga lebih banyak masyarakat dari kota-kota besar yang tertarik untuk melakukan pendanaan di BPR kami. Targetnya adalah masyarakat deposan di Jakarta, Semarang, dan Surabaya," pungkasnya.

Sementara itu, Co-Founder dan COO Group Komunal Rico Tedyono dalam sambutannya menyampaikan bahwa industri BPR tidak akan sustain apabila tidak diakomodir melalui digitalisasi. Dengan berbagai hambatan BPR yang dimiliki, memang sudah saatnya BPR di Indonesia bertransformasi untuk dapat beradaptasi dengan kebutuhan pasar.

“Kami melihat fakta bahwa industri BPR kesulitan mendapatkan penempatan deposito, sampai kapanpun akan bergantung pada superman (industri atau individu dengan aset kekayaan luar biasa). Namun, mau sampai kapan BPR akan bertahan seperti ini? Inilah yang kemudian mendasari alasan kami mengembangkan platform DepositoBPR by Komunal yang menjadi katalisator antara BPR dari seluruh Indonesia dengan calon deposan. Kami berusaha memberikan wadah yang dapat diakses langsung oleh investor, baik retail maupun korporasi," ungkap Rico.

Rico juga menjelaskan bahwa saat ini DepositoBPR by Komunal telah mengembangkan E-Bilyet yang telah diuji coba ke beberapa BPR. 

Inovasi tersebut akan terus dilakukan dan menjadi alternatif baru bagi pengguna terdaftar yang lebih dari 29.000 user dan terus bertambah, agar dapat bersaing dengan crypto-currency, obligasi, dan instrumen investasi lainnya.

Di samping itu, Rico juga menegaskan bahwa industri BPR ke depannya harus diketahui oleh anak-anak muda dengan harapan agar industri BPR dapat sustain di tangan Generasi-Z.

“Sebenarnya secara fakta BPR ini merupakan industri yang menguntungkan, apabila dilihat dari segi persebaran geografis. Karena hingga saat ini sendiri, ada sekitar 1500-1600 BPR yang tersebar di seluruh Indonesia, bahkan persebarannya juga mencapai kota-kota kecil. Namun, keuntungan tersebut tidak akan ada artinya jika nantinya industri BPR tersebut tidak ada yang meneruskan, sehingga penting untuk sejak saat ini memperkenalkannya kepada anak-anak muda," tutur Rico.

Rico juga turut bangga bahwa di tahun 2022 ini, Group Komunal mampu menggandeng 200 BPR baru untuk masuk ke dalam platform Komunal P2P Lending maupun DepositoBPR by Komunal. 

Dan ia menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi luar biasa kepada BPR Eka Bumi Artha yang telah bersedia menjalin kerjasama dengan Group Komunal. 

Pihaknya juga berharap dapat bekerja sama dengan BPR Eka Bumi Artha tidak hanya sebatas loan channeling dan deposit channeling. Karena  Industri BPR tidak akan sustainability jika tidak diakomodir melalui digitalisasi. Komunal pun mengklaim sebagai satu-satunya fintech di Indonesia, bahkan dunia bahwa tidak ada model bisnis yang seperti dilakukan oleh Komunal.

"Dengan dukungan dari East Venture, Komunal mengembangkan IT, team, dan visi misi, semoga kami menjadi alternatif untuk bekerjasama dengan seluruh industri yang ada di BPR, menjalin hubungan yang baik dengan Perbarindo, "ucapnya.

"Namun juga ingin mengadakan kolaborasi bersama tim Marketing and Communication beserta Government Strategic Partnership untuk memperluas pasar BPR," pungkasnya.  

Turut hadir pula dalam acara penandatanganan antara Bank Perkreditan Rakyat Eka Bumi Artha dan PT. Komunal Sejahtera Indonesia, yaitu Perah Ukur Koordinator Commercial Partnership PT KSI  Wilayah Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta, dan Sumatra.(*) 

 

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Irfan Anshori
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

KOPI TIMES