Ekonomi

Pernah Viral Gegara Jokowi, Toko Kopi Tuku Usung Konsep Toserbaku

Kamis, 29 Desember 2022 - 17:00 | 46.69k
Pelanggan Toko Kopi Tuku saat menikmati sajian minuman dan makanan. (FOTO: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)
Pelanggan Toko Kopi Tuku saat menikmati sajian minuman dan makanan. (FOTO: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Toko Kopi Tuku yang sempat viral didatangi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) kini mulai mengekspansi wilayah Malang. Apalagi,  banyaknya mahasiswa di kota terbesar kedua di Jawa Timur itu menjadi pasar bagi bisnis kuliner.

Gerai toko ini berasal dari Jakarta, tepatnya di wilayah Cipete. Apalagi, istilah tuku sendiri berasal dari riuhnya suara tetangga yang ketika beli bilangnya 'tuku'. Ikon itulah yang diusung sang pemilik.

Advertisement

minuman-di-Toko-Kopi-Tuku.jpgBerbagai macam pilihan minuman di Toko Kopi Tuku. (FOTO: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)

Owner Toko Kopi Tuku, Andanu Prasetyo mengatakan, dia mengekspansi wilayah Malang setelah sebelumnya membuka gerai di Surabaya.

"Alhamdulilah kemarin aku dan teman-teman Tuku berhasil membuka di Jawa Timur, di Surabaya awalnya. Sekarang kita merambah ke pasar di Malang dengan konsep berbeda," ujar Andanu, Kamis (29/12/2022).

Viral Didatangi Jokowi

Perlu diketahui, Toko Kopi Tuku sempat viral karena didatangi oleh orang nomor satu di Indonesia pada 2017 lalu. Kala itu, Jokowi bersama Iriana menyambangi kedai yang berukuran 30 meter persegi di Jalan Cipete Raya, Jakarta Selatan.

Makan.jpg

Mereka berdua saat itu memesan Kopi Susu Tetangga yang menjadi menu ikoniknya.

Gara-gara disambangi oleh Jokowi beserta istri, Kopi Tuku makin dikenal hingga kini sudah memiliki puluhan gerai, termasuk yang baru saja dibuka di Kota Malang, tepatnya di Jalan Jombang, Kecamatan Klojen.

"Kedatangan pak Jokowi saat itu juga jadi semangat kami. Dari toko seluas 30 meter yang didatanginya dulu, sekarang kita bisa punya kedai seluas 200 meter persegi," ungkapnya.

Kopi Tuku di Malang Berkonsep Toserbaku

Andanu mengakui, gerai ke-35 Toko Kopi Tuku yang ada di Malang sebagai toko terbesar. Tak hanya besar, ia juga menawarkan konsep yang berbeda ketimbang gerai lainnya yang tak menyediakan meja.

"Kita berikan konsep yang benar-benar berbeda dari toko sebelumnya. Di sini mereka bisa dine-in dan ngopi sepuasnya," katanya.

Bukan hanya itu saja, Kopi Tuku di Malang juga menawarkan konsep Toserbaku (Toko Serba Tuku) yang tentunya tidak akan membuat pelanggan bosan.

Tak hanya bisa menikmati kopi-kopi pilihan, pelanggan juga bisa mendapatkan koleksi-koleksi cinderamata di pojok Toserbaku.

Kopi Tuku di Malang menghadirkan tiga pilihan yang menjadi satu kesatuan konsep. Mulai dari kopi atau minuman, kemudian sajian makanan dan cemilan serta cinderamata seperti gelas, payung hingga kipas.

"Jadi sifatnya ada toko kelontong juga. Mulai dengan beberapa merchandise dan beberapa kebutuhan tetangga Tuku yang mungkin bisa bermanfaat untuk aktivitas sehari-hari mereka," tuturnya.

Sementara, Regional Manajer Jatim Toko Kopi Tuku, Aidawati menjelaskan, ada berbagai macam pilihan makanan juga tersedia. Mulai dari soto hingga nasi goreng tubruk. Jadi, pelanggan tak perlu khawatir jika kelaparan saat ngopi bersama keluarga, teman ataupun pasangan.

"Kalau ikonik minuman kita ya seperti yang dipesan pak Jokowi, Kopi Susu Tetangga. Kalau makanan, ada nasi goreng tubruk, nasi ayam seru, nasi ayam bakar, soto ayam Pak Opi, laksa dan khusus di hari libur (weekend) kita sediakan bubur," bebernya.

Harganya bervariasi. Dari minuman mulai dengan harga Rp17 ribu sampai Rp38 ribu. Lalu untuk makanan, mulai dari harga Rp27 hingga Rp38 ribu. Kemudian, untuk cemilan di kisaran harga Rp7 ribu hingga Rp19 ribu.

"Ciri khas kita juga kehangatan kepada pelanggannya. Kita menganggap mereka adalah tetangga kita. Mereka juga bisa berfoto dari kamera polaroid yang tersedia, nanti kita tempelkan di dinding yang sudah kita sediakan di gerai," ujarnya.

Sebagai informasi, Toko Kopi Tuku di Malang menyapa para pelanggan dengan sebutan tetangga mulai pukul 08.00 WIB hingga 22.00 WIB. Kalian tentu juga bisa dine-in dan juga takeaway di sini. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES