Ekonomi

Untuk Stabilitas untuk Pelaku Usaha dan Masyarakat, Tarif Listrik Triwulan I 2024 Tidak Naik

Rabu, 27 Desember 2023 - 13:31 | 22.96k
Ilustrasi tarif listrik (FOTO: PLN)
Ilustrasi tarif listrik (FOTO: PLN)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengumumkan kebijakan terkait tarif listrik untuk triwulan I tahun 2024.

Dalam pengumuman tersebut, Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jisman P Hutajulu, menyatakan bahwa tarif listrik bagi 13 golongan pelanggan nonsubsidi akan tetap stabil tanpa mengalami perubahan. 

Menurut Jisman, keputusan ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk menjaga daya saing pelaku usaha, mempertahankan daya beli masyarakat, dan mengendalikan tingkat inflasi. Keterkaitan tarif listrik dengan parameter ekonomi makro menjadi dasar dalam penyesuaian tarif yang dilakukan setiap tiga bulan.

"Tarif listrik Januari sampai Maret 2024 diputuskan tetap," tegasnya.

Stabilitas Tarif Listrik Untuk Triwulan I 2024

Dalam keterangannya, Jisman menjelaskan bahwa tarif listrik pada periode Januari hingga Maret 2024 tidak akan mengalami perubahan. Keputusan ini didasarkan pada ketentuan yang terdapat dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 28 Tahun 2016 jo Peraturan Menteri ESDM Nomor 8 Tahun 2023.

Penyesuaian tarif listrik untuk pelanggan nonsubsidi merujuk pada realisasi parameter ekonomi makro, seperti kurs rupiah terhadap dolar AS, Indonesian Crude Price (ICP), tingkat inflasi, dan harga batu bara acuan (HBA).

Untuk triwulan I 2024, parameter ini diambil dari realisasi pada Agustus, September, dan Oktober 2023 yakni: Kurs: Rp15.446,85/dolar AS; ICP: 86,49 dolar AS/barel; Inflasi: 0,11 persen; dan HBA: 70 dolar AS/ton (sesuai kebijakan domestic market obligation)

Kontinuitas Subsidi untuk 25 Golongan Pelanggan Bersubsidi

Jisman juga mengonfirmasi bahwa tarif tenaga listrik untuk 25 golongan pelanggan bersubsidi, termasuk pelanggan sosial, rumah tangga miskin, industri kecil, dan pelanggan UMKM, tetap tidak akan mengalami perubahan. Pemerintah akan terus memberikan subsidi listrik untuk golongan pelanggan ini.

Langkah Strategis PT PLN (Persero)

Dalam konteks ini, Pemerintah berharap agar PT PLN (Persero) terus melakukan langkah-langkah efisiensi operasional. Selain itu, perusahaan ini diingatkan untuk memacu penjualan listrik secara lebih agresif, sambil tetap menjaga mutu pelayanan kepada masyarakat.

Kebijakan tarif listrik ini menjadi langkah kongkrit pemerintah dalam menghadapi dinamika ekonomi dan menjaga stabilitas di sektor ketenagalistrikan. Meskipun demikian, langkah PT PLN (Persero) dalam mencapai efisiensi dan peningkatan penjualan tetap menjadi fokus untuk mendukung kelangsungan sektor ketenagalistrikan di Indonesia.(*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES