Ekonomi

Seiring Penurunan Harga Gabah, Harga Beras Turun Menjadi Rp14.000 per Kilogram

Senin, 04 Maret 2024 - 13:43 | 16.76k
FOTO: Ilustrasi petani memanen padi (FOTO: TIMES Indonesia)
FOTO: Ilustrasi petani memanen padi (FOTO: TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi mengumumkan bahwa harga beras di pasaran telah mengalami penurunan menjadi Rp14.000 per kilogram (kg) setelah harga gabah kering panen (GKP) di tingkat petani juga turun.

Dalam Rapat Koordinasi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Puasa dan Idul Fitri 1445 Hijriah di Jakarta, Senin (4/3/2024), Arief menjelaskan bahwa dengan harga GKP sebesar Rp7.040 per kg, harga beras secara otomatis akan terkoreksi sekitar Rp2.000, menjadi sekitar Rp14.000 per kg.

Harga GKP turun dari sebelumnya di atas Rp8.000 per kg, kini secara nasional rata-rata berada di harga Rp7.040 per kg. Pihaknya yakin jika harga gabah telah turun, harga beras juga akan terkoreksi secara signifikan.

Arief menjelaskan bahwa kenaikan harga beras sebelumnya disebabkan oleh kenaikan harga GKP. Biasanya, harga beras dapat dihitung secara sederhana dengan cara mengalikan dua kali lipat harga GKP.

“Selalu kami sampaikan agar mudah menghitungnya, kalau harganya Rp8.000 atau Rp9.000 per kg, berarti harga berasnya tinggal kalikan dua, jadi Rp16.000 atau Rp18.000 per kg,” jelas Arief.

Menurut Arief, penurunan harga GKP dan harga beras di pasaran terjadi setelah memasuki musim panen raya pada Maret-April yang diprediksi akan mencapai 3,5 juta ton.

Harga akan mulai terkoreksi seiring dengan berjalannya panen yang diperkirakan mencapai 3-3,5 juta ton dari kebutuhan kita sebesar 2,5-2,6 juta ton. Panen dilakukan di berbagai daerah seperti Lamongan, Tuban Bojonegoro, Sragen, Ngawi, Demak Grobogan, Lampung, dan Sumatera Selatan.

Arief juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam menjaga ketersediaan pangan dan stabilisasi harga, khususnya menjelang HBKN Idul Fitri 1445 Hijriah.

Badan Pangan Nasional telah menggelar rapat koordinasi bersama lintas kementerian dan lembaga serta pengusaha di bidang pangan untuk memastikan ketersediaan pangan yang terjangkau bagi masyarakat. 

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan dihadiri oleh perwakilan dari berbagai kementerian, lembaga pemerintah, pengusaha di bidang pangan, serta pihak terkait lainnya.

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES