Ekonomi

Didukung BRI, Pengusaha Roti di Probolinggo Ini Nekat Kepakkan Sayap Bisnisnya pada Usaha Cafe

Minggu, 07 April 2024 - 07:04 | 36.78k
Dari kiri, Syafareza Yoga, Manager Bisnis Mikro BRI, Reni Handayani, Kepala Unit BRI Paiton, Lydia Hendra Wati, Owner Queen Pai. (Foto: Abdul Jalil/TIMES Indonesia)
Dari kiri, Syafareza Yoga, Manager Bisnis Mikro BRI, Reni Handayani, Kepala Unit BRI Paiton, Lydia Hendra Wati, Owner Queen Pai. (Foto: Abdul Jalil/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, PROBOLINGGO – Perjalanan bisnis Lydia Hendra Wati perlu diakui ngeri-ngeri sedap. Berawal dari bisnis roti, warga Desa/Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jatim, ini nekat kepakkan sayap bisnisnya pada usaha cafe dan kopi yang dikonsep semi rest area di jalur pantura.

Saat ini, lokasi usaha milik Lydia yang bernama Queen Pai tersebut sedang dalam renovasi. Bangunan tersebut berada tepat pinggir jalan di jalur pantura Surabaya - Banyuwangi, Kecamatan Paiton.

Lokasi yang dibangun oleh Lydia adalah, bangunan bekas ruko milik orang tuanya. Sebab, bangunan yang berdempetan dengan toko rotinya itu sudah cukup lama tak beroperasi. Sehingga ia berencana untuk mengubah konstruksi bangunan menjadi konsep cafe semi outdoor.

Sejatinya, Lydia merupakan pengusaha roti dan kue sejak tahun 2015 lalu. Dia punya outlet dan dapur produksi untuk pembuatan produknya. Bahkan ia sudah punya beberapa karyawan yang membantunya bekerja. Namun, semua itu tak membuat Lydia puas. Dirinya ingin terus tumbuh dan mengembangkan bisnisnya.

“Kebetulan samping outlet ini ada bangunan tidak dipakai milik mama. Jadi saya gunakan untuk bisnis cafe. Biar nanti penikmat kopi bisa ngopi sore sambil menikmati suasana senja ditemani kopi panas dan roti hangat yang langsung keluar dari oven,” ungkap Lydia.

Nah untuk mewujudkan mimpi itu, Lydia lantas mendapat dukungan dari BRI berupa pinjaman modal usaha berupa Kredit Usaha Rakyat (KUR) senilari Rp 200 juta. Bantuan modal tersebut langsung digunakan untuk melakukan renovasi ruko.

Saat TIMES Indonesia bersama pihak BRI mengunjungi lokasi usaha tersebut pada Sabtu (6/4/2024), Lydia tampak sibuk melayani pembeli dan mengawasi pekerja bangunan. Cafe milik Lydia rupanya sudah separo jadi. Cafe itu dikonsep semi outdoor dengan karakter monokrom hitam putih.

“Untuk sementara memang mau dibikin semi outdoor. Nanti kalau ada modal lagi dan dapat support dari BRI lagi, mau ditambah  jadi lantai dua,” kata dia.

Selain itu, Lydia berencana ingin mengembangkan usahanya tersebut menjadi semi rest area. Saat ini, sudah cukup banyak UMKM lokal yang titip produk di Outlet Queen Pai milik Lydia.

Dalam momen tertentu, outletnya juga ramai dikunjungi oleh kendaraan besar yang membawa rombongan jalur Surabaya - Banyuwangi. Hanya saja, lokasi parkirnya yang kadang tak muat untuk menampung kendaraan besar para pengunjung.

“Jadi nanti bisa jadi rest area. Pengunjung bisa santai di cafe, bisa menikmati roti, atau makanan kuliner untuk khas oleh-oleh Probolinggo,” kata Lydia.

Sementara itu, Manager Micro BRI Cabang Probolinggo, Syafareza Yoga Prada menyampaikan, pihaknya sangat mendukung upaya pengembangan bisnis yang dilakukan oleh para masyarakat dan pelaku UMKM. Pihaknya tentu akan terus mendampingi dan mendorong para pelaku UMKM untuk naik kelas.

“UMKM Queen Pai itu jadi salah satu contohnya. Kami dukung sekali UMKM untuk tumbuh dan naik kelas dengan pendapatan yang lebih besar. Karena dengan demikian, ekonomi masyarakat dan daerah juga akan turut meningkat,” paparnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Muhammad Iqbal
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES