Ekonomi

GICTC Tanda Tangani MoU dengan Indo Arab Chamber of Commerce and Industries

Selasa, 14 Mei 2024 - 18:44 | 13.18k
Chairman GICTC Abdulla Hasan. (Photo: GICTC for TIMES Indonesia)
Chairman GICTC Abdulla Hasan. (Photo: GICTC for TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Global Islamic Chamber and Trade Commerce (GICTC) mencapai tonggak sejarah baru dengan menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Indo Arab Chamber of Commerce and Industries. Kolaborasi ini memperluas jangkauan global GICTC ke 22 negara Arab, memperkuat posisinya sebagai salah satu jaringan bisnis internasional terkemuka.

Founder anda Chairman GICTC, Abdulla Hasan, menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian ini dalam sebuah pernyataan. "Alhamdulillah, bulan ini kami merayakan satu tahun sejak ide GICTC diluncurkan. Kini, kami hadir di lebih dari 30 negara dan terus berkembang," ujar Hasan.

Kerja sama terbaru ini mengikuti kesuksesan sebelumnya, yakni penandatanganan MoU dengan Indian Economic Trade Organization (IETO). "Kami sangat bangga mengumumkan bahwa pekan lalu kami menandatangani MoU untuk berkolaborasi dengan Indo Arab Chamber of Commerce and Industries, yang didirikan pada tahun 1980 dan memiliki 22 negara Arab sebagai anggota," tambah Hasan.

Indo Arab Chamber of Commerce and Industries adalah organisasi publik non-profit yang bertujuan untuk mewakili, mendukung, dan melindungi kepentingan komunitas bisnis di India dan negara-negara Arab. Mereka menciptakan lingkungan yang kondusif bagi bisnis, mempromosikan India dan negara-negara Arab sebagai hub bisnis internasional, serta mendukung pengembangan bisnis.

GICTC, melalui platform e-commerce barunya, Connect Souq, akan mendukung Indo Arab Chamber dan negara anggotanya dengan teknologi dan jaringan yang dimilikinya. "Kami percaya bahwa kolaborasi ini akan membuka peluang bisnis baru dan memperkuat hubungan antara India dan negara-negara Arab," kata Hasan.

Selain itu, GICTC sedang dalam berbagai diskusi dengan organisasi dan negara global lainnya untuk berkolaborasi dan menjadikan GICTC/Connect Souq sebagai salah satu jaringan bisnis/platform yang paling terhubung di dunia. "Kami berkomitmen untuk terus memperluas jaringan kami dan menjalin kemitraan strategis yang akan memberikan manfaat besar bagi semua pihak yang terlibat," tegas Hasan.

Presiden GICTC juga mengajak semua pemilik bisnis Muslim, pedagang, wirausahawan, profesional, atau Kamar Dagang untuk bergabung dengan jaringan global GICTC. "Kami mengundang Anda untuk menjadi bagian dari jaringan bisnis internasional yang dinamis dan terus berkembang ini. Dengan bergabung, Anda akan memiliki akses ke peluang bisnis yang luas dan mendukung pengembangan bisnis Anda di tingkat global," tutup Hasan. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Rifky Rezfany

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES