Ekonomi

Jelang Idul Adha, Pertamina Suplai 249 Ribu LPG 3 Kg untuk Malang Raya

Senin, 10 Juni 2024 - 14:17 | 14.94k
Pertamina saat melakukan pengecekan LPG 3kg. (FOTO: Dok. Pertamina/TIMES Indonesia)
Pertamina saat melakukan pengecekan LPG 3kg. (FOTO: Dok. Pertamina/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Jelang Hari Raya Idul Adha, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus melakukan penambahan pasokan tabung LPG 3kg sebanyak 1.797.160 tabung. Pasokan ini bertambah 136,6 persen dibandingkan rata-rata konsumsi normal harian pada bulan Juni 2024 sebesar 1.315.440 tabung LPG 3kg / 3.946 metrik ton per hari. 

Untuk Malang Raya, yakni Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu mendapatkan 249.920 tabung dari jumlah tersebut atau 150 persen terhadap konsumsi normal harian. Tambahan tabung LPG 3kg tersebut diharapkan memberikan rasa aman dan nyaman masyarakat dalam momen Idul Adha yang diprediksi permintaan meningkat.

Area Manager Comm, Rel & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi mengatakan, tambahan tabung tersebut diharapkan membanjiri jumlah tabung di masyarakat, sehingga tidak ada celah untuk oknum mengambil keuntungan memanfaatkan situasi yang meningkat. 

"Sebelum dan sesudah Idul Adha kita akan banjiri tabung secara periodik melihat prediksi tingginya konsumsi serta tradisi di masing-masing daerah. Tentunya besaran tambahan di masing-masing kota kabupaten menyesuaikan itu," ujar Ahad, Senin (10/6/2024).

Meski demikian, masyarakat tetap diimbau untuk membeli LPG di pangkalan Pertamina agar mendapatkan harga HET Rp 16.000 dan stok tersedia. Ahad juga memberikan tips untuk membedakan pangalakan resmi atau tidak untuk penjualan LPG 3 kg.

"Gampang membedakan pangkalan resmi Pertamina, kalau harganya sudah di atas Rp 16.000, itu sudah bukan pangkalan resmi. Boleh dibeli karna itu pilihan masyarakat ya, namun kalau sudah kelewatan ambil untungnya ya jangan dibeli. Semakin senang oknum pengecer yang menaikkan harga kalau dibeli," ungkapnya.

Ia menyebut, Pertamina juga sudah memastikan ada minimal 2 sampai 3 pangkalan LPG resmi di desa dibawah kelola Pertamina.

"Jadi udah tidak ada alasan sebenarnya, masyarakat bisa semakin menjangkau harga eceran tertinggi HET Rp 16.000 dengan mudah. Untuk mengetahui lokasi pangkalan terdekat masyarakat bisa menghubungi Call Center 135," ucapnya.

Sebagai informasi, Jawa Timur ditopang 3 supply point LPG yakni Gresik, Surabaya dan Banyuwangi denga stok LPG Jawa Timur saat ini disusun mencapai 19.737 metrik ton, dengan konsumsi rata-rata normal harian mencapai 3.946 metrik ton per hari stoknya masih dalam kategori aman masih mampu menampung lonjakan konsumsi hingga 5x lipat. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES