Ekonomi

Pembongkaran Pasar Banyuwangi Ditargetkan Rampung Akhir Juni

Jumat, 14 Juni 2024 - 18:39 | 22.62k
Aktivitas warga sekitar membantu mengamankan material aset pemerintah hasil pembongkaran Pasar Banyuwangi. (Foto : Anggara Cahya/TIMES Indonesia)
Aktivitas warga sekitar membantu mengamankan material aset pemerintah hasil pembongkaran Pasar Banyuwangi. (Foto : Anggara Cahya/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Pembongkaran bangunan Pasar Banyuwangi terus dikerjakan oleh Pemerintah, melalui Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Perumahan dan Permukiman (PU CKPP). Pekerjaan tersebut ditargetkan selesai pada akhir bulan Juni 2024.

“Kami targetkan proses pembongkaran lapak pasar Banyuwangi, akhir Bulan Juni ini sudah clear,” ucap Kepala Bidang (Kabid) Penataan Ruang Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Perumahan dan Permukiman (PUCKPP) Banyuwangi, Bayu Hadiyanto pada, Jumat (14/6/2024).

Bayu juga menjelaskan, jika aktivitas pembongkaran secara manual pada Pasar Banyuwangi telah dilakukan sejak tanggal 22 Mei, sedangkan untuk pembongkaran dengan alat besar berupa eskavator sendiri baru dimulai pada 10 Juni lalu.

Hasil pantauan di Pasar Banyuwangi, adanya kegiatan pembongkaran itu membuat Jalan Satsuit Tubun, terutama yang membelah pasar, ditutup total.

Diterangkan oleh Bayu, untuk progres pembongkaran pasar sendiri untuk saat ini telah mencapai sekitar 75 persen untuk Pasar Banyuwangi sebelah utara dan 70 persen untuk sebelah selatan.

“Akhir minggu ini targetnya pembongkaran pasar sudah 80 persen sebelum libur Idul Adha,” katanya.

Setelah pembongkaran lapak Pasar Banyuwangi selesai, pembongkaran akan dilanjutkan di area luar pasar yaitu pencopotan paving trotoar. Hal tersebut dilakukan karena paving-paving trotoar yang berada di bahu jalan Satsuit jalan tersebut merupakan aset daripada Dinas PU CKPP.

Rencananya, paving-paving tersebut akan dicicil untuk dibongkar mulai minggu depan. Setelah itu aset, tersebut akan diangkut dan dipindahkan di ke Gor Tawang Alun Banyuwangi.

“Setelah tugas pembongkaran selesai proyek tersebut akan sepenuhnya diserahkan oleh Kementerian PUPR untuk dilanjutkan tahap pembangunan,” tandas Bayu.

Sedangkan untuk material lapak pasar hasil pembongkaran itu merupakan bagian dari aset Diskop UMP Banyuwangi. Nantinya Aset yang memiliki nilai ekonomis tersebut akan diamankan dan dibawa di kantor BPKAD.

“Oleh sebab itu, selama proses pembongkaran areal Pasar Banyuwangi benar-benar ditutup dan dijaga oleh Satpol PP demi pengamanan aset daerah,” pungkas Bayu.(*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES