Ekonomi

Harga Bawang dan Cabai Picu Inflasi, Pj Wali Kota Malang Siapkan Langkah Kerjasama

Selasa, 25 Juni 2024 - 10:25 | 15.47k
Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat saat ditemui awak media. (Foto: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)
Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat saat ditemui awak media. (Foto: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyiapkan sejumlah langkah untuk menekan inflasi terjadi di wilayah Kota Malang. Hal tersebut dilakukan usai menghadiri rapat koordinasi (rakor) bersama Kemendagri RI, Senin (24/6/2024) kemarin.

Dalam rakor tersebut, Wahyu mengaku telah diingatkan oleh Mendagri terkait dua bahan pokok yang saat ini merangkak naik dan memicu terjadinya inflasi. Dua bahan pokok tersebut, yakni bawang merah dan cabai.

"Kemarin diingatkan pak Mendagri, saat ini yang cenderung naik itu cabai merah dan bawang merah," ujar Wahyu, Selasa (25/6/2024).

Diketahui, saat ini dalam periode month to month (mtm) atau bulanan, Kota Malang tengah mengalami deflasi. Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) per Mei 2024 Kota Malang berada diangka -0,08.

"Kita saat ini masih deflasi di tataran normal. Tapi ada beberapa strategi yang sudah kita siapkan," ungkapnya.

Strategi yang disiapkan oleh Wahyu untuk terus menekan inflasi, salah satunya adalah melakukan kerjasama antar daerah untuk mencukupi stok pangan.

Untuk bawang merah, kata Wahyu, pihaknya segera bekerjasama dengan Kabupaten Probolinggo. Sedangkan, untuk cabai akan berkerjasama dengan Kabupaten Malang.

"Saya minta Kepala Dispangtan untuk menindaklanjuti arahan Kementerian Pertanian yang sudah memberikan petunjuk mana daerah yang bisa dikerjasamakan," katanya.

Sebagai informasi, dari data siskaperbapo.jatimprov.go.id untuk harga cabai seluruhnya mengalami kenaikan. Saat ini, harga cabai merah kriting diangka Rp36.501 per kilogram, kemudian cabai merah besar diangka Rp41.677 dan cabai rawit merah diharga Rp27.359 per kilogramnya.

Sedangkan, untuk harga bawang merah saat ini berada diangka Rp33.337 per kilogramnya.

"Dispangtan dan Perumda Tunas sudah saya perintahkan untuk bisa antisipasi kenaikan harga keduanya," ucapnya. (d)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES