Ekonomi

Banyuwangi Art Week & SekarKijang Creative Fest 2024, Momentum UMKM Naik Kelas dan Semarak Budaya Lokal

Jumat, 28 Juni 2024 - 17:41 | 14.21k
Hasil UMKM Banyuwangi Art Week & SekarKijang Creative Fest 2024 (FOTO: Humas Pemkab Banyuwangi for TIMES Indonesia)
Hasil UMKM Banyuwangi Art Week & SekarKijang Creative Fest 2024 (FOTO: Humas Pemkab Banyuwangi for TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Kemeriahan seni dan budaya kembali meriah di Banyuwangi dengan digelarnya acara Banyuwangi Art Week & SekarKijang Creative Fest 2024. Acara yang digeber di area Gesibu Blambangan ini mulai tanggal 28 hingga 30 Juni 2024 ini diharapkan menjadi momentum UMKM naik kelas dan semarak budaya lokal.

Beraneka kreasi para pengusaha lokal Banyuwangi dan kabupaten sekitarnya ditampilkan secara menarik di event yang didukung penuh oleh Bank Indonesia (BI) Kantor Jember. Terdapat ratusan produk dari 56 UMKM binaan BI Jember yang berasal dari Banyuwangi dan wilayah sekitarnya seperti Jember, Bondowoso, Situbondo (Sekarkijang).

Di antaranya ada fashion berbahan batik, bahan eco print hingga busana kontemporer. Juga tersedia produk aneka makanan olahan seperti aneka kue kering tradisional, olahan buah, ikan, unggas, jamu, gula aren sampai gerai kopi lokal. Selain itu juga ditampilkan aneka produk kriya seperti furniture dan kerajinan bambu, berbagai produk rajutan, aksesoris dan home decor hingga aneka kerajinan kulit.

"Terima kasih kepada BI Jember yang terus melakukan pendampingan kepada pelaku usaha lokal hingga berkembang. Event ini layaknya etalase produk-produk UMKM yang telah dibina BI dengan baik, kualitasnya juga bagus,” kata Bupati Ipuk Fiestiandani, Jumat (28/6/2024).   

Ipuk mengapresiasi program kolaborasi ini yang menampilkan produk-produk UMKM dari berbagai wilayah. 

"Kami berharap dengan adanya kolaborasi bersama dengan UMKM daerah sekitar, akan membuka wawasan dan jaringan bisnis yang lebih luas bagi para pelaku UMKM. Sehingga usaha mereka bisa semakin berkembang," ungkapnya. 

Selain memfasilitasi UMKM, even ini juga mewadahi kreativitas seni anak-anak muda daerah. Selama tiga hari, pengunjung bisa menikmati pertunjukkan berbagai aksi seni di panggung Gesibu. Mulai dari Pertunjukkan Jazz Patrol, Tari Tradisional, Festival Musik Anak Jalanan, Lomba Menyanyi hingga Lomba Memasak. Juga bakal ada penampilan sejumlah musisi lokal dan nasional.

Event ini juga akan menghadirkan puluhan stand kuliner khas Banyuwangi yang menyajikan makanan khas “Pindang Koyong” dari sejumlah warung makan favorit warga. Pindang Koyong merupakan masakan berkuah berbahan utama ikan laut dengan cita rasa yang segar.

“Setiap tahunnya kami hadirkan makanan khas lokal secara bergantian, misalnya sebelumnya Pecel Pitik, Ayam Pedas, Pecel Rawon dan lainnya. Harapannya semakin banyak makanan khas daerah yang dikenal secara nasional,” ujar Ipuk.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Banyuwangi Nanien Oktaviantie menambahkan, sebagai rangkaian Banyuwangi Art Week 2024, Bank Indonesia Jember juga telah mengadakan Seminar Nasional untuk meningkatkan kapasitas UMKM daerah. Seminar berlangsung pada 27 Juni 2024 di Pendopo Sabha swagata.

Sementara itu, selama berlangsungnya pameran di Gesibu Blambangan, setiap harinya juga akan digelar talkshow untuk memberikan wawasan bagi UMKM daerah dengan berbagai tema mulai pemanfaatan media sosial untuk promosi hingga peluang ekspor.

“Puncak acara pada hari Minggu malam, 30 Juni dimana akan ada penampilan artis nasional Virzha yang akan menghibur pengunjung,” kata Nanien. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES