Ekonomi

Kelebihan Pasokan, Harga Bawang Merah di Banyuwangi Anjlok

Rabu, 10 Juli 2024 - 18:43 | 14.41k
Bawang Merah di Pasar. (FOTO: Dok. TIMES Indonesia)
Bawang Merah di Pasar. (FOTO: Dok. TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Harga bawang merah di Kabupaten Banyuwangi mengalami penurunan drastis dalam beberapa pekan terakhir. Penurunan ini disebabkan oleh kelebihan pasokan bawang merah di pasaran, yang dipicu oleh panen raya di beberapa daerah di Jawa Timur.

Menilik dari data Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur, harga Bawang Merah di beberapa pasar di Banyuwangi mengalami penurunan. Di Pasar Banyuwangi Bawang Merah dijual dengan harga Rp.24.000 per kilogram, di Pasar Rogojampi dibanderol harga Rp.23.000 per kilogram, sedangkan di Pasar Genteng dihargai Rp.28.000 per kilogram Bawang Merah.

Harga Bawang Merah di beberapa pasar tersebut menurun dari harga aslinya yang berkisar di angka Rp.30.000 per kilogram.

Pengepul Bawang Merah di Desa Bunder, Kecamatan Kabat, Yudianto mengatakan, adanya penurunan harga bawang merah tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor yakni banyaknya pasokan Bawang Merah datang dari luar Banyuwangi diantaranya Nganjuk dan Bojonegoro.

“Banyaknya pasokan dari luar tersebut karena saat ini sebagian besar daerah sedang panen raya Bawang Merah,” kata Yudianto yang akrab disapa Yudi, Rabu (10/7/2024).

Selain banyaknya pasokan dari luar tersebut, masih Yudi, daya beli masyarakat dengan bawang merah juga ikut menurun. Alasan menurunya daya beli masyarakat tersebut karena melimpahnya stok yang tersedia.

“Kedua faktor itu yang membuat harga Bawang Merah sedikit Anjlok di pasaran,” jelasnya.

Diterangkan juga oleh, Staf Petugas Pasar Banyuwangi Arista Lila Chandra, apabila penurunan harga Bawang Merah di Pasar yang sekarang sedang relokasi tersebut berlaku sejak hampir satu minggu terakhir. 

“Bawang Merah saat ini hanya Rp.24.000 per kilogram dari harga sebelumnya Rp 36.000,"ujarnya. 

Hal tersebut tentu disambut cukup baik oleh pedagang dan tentunya pembeli. Arista, memperkirakan, dalam beberapa minggu kedepan harga kebutuhan pokok akan tetap datar tanpa ada lonjakan atau penurunan yang berlebihan.

"Kalau bulan-bulan seperti ini biasanya harga stabil. Cuaca juga cukup baik, sedangkan kualitas yang dijual meski harganya sedang turun juga tidak buruk," paparnya.

Sementara itu, Salah satu pedagang Sri Hartanti juga mengatakan, cukup senang dengan kondisi harga yang saat ini cenderung turun. Namun, menyayangkan karena menilai pembeli masih cukup sepi."Senang harga dagangan banyak yang turun. Tapi, pengunjung pasar saat ini masih relatif sepi. Semoga kedepan lebih ramai jadi harga turun pembeli banyak bisa memiliki keuntungan yang meningkat," ucapnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Imadudin Muhammad
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES