Ekonomi

Jangan Sembarangan! Berikut Tips Pilih Broker Forex Terbaik

Minggu, 07 Juli 2024 - 19:40 | 2.16k
Ilustrasi. (FOTO: Pexels/AlphaTradeZone)
Ilustrasi. (FOTO: Pexels/AlphaTradeZone)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Semakin pesatnya kemajuan teknologi internet menyebabkan perkembangan yang luar biasa dalam dunia finansial, tak terkecuali dalam bidang trading forex. Yang pada awalnya hanya bisa ditekuni oleh kalangan atas dengan dukungan modal yang kuat, sekarang, trading forex bahkan bisa ditekuni oleh kalangan menengah ke bawah berkat adanya broker forex online. 

Kemunculan internet memang telah membuka peluang jasa broker forex untuk berkembang dan bergerak dalam bidang trading forex. Beberapa fasilitas, seperti pinjaman dan berbagai jenis akun forex yang tersedia, memiliki peranan penting dalam terbukanya peluang masyarakat dengan modal terbatas untuk dapat mencari cuan melalui trading forex. 

Namun, banyak sekali tersedia broker forex di luaran sana. Akibatnya, pemula mungkin akan kebingungan untuk memilih yang mana. Tak jarang, mereka bahkan terjebak dengan broker forex abal-abal yang merugikan. Untuk menghindari hal tersebut, berikut akan kami bagikan beberapa hal yang perlu trader perhatikan dalam memilih broker forex.

Tips dalam Memilih Broker Forex 

Broker forex merupakan suatu pihak yang menyediakan akses bagi masyarakat luas agar dapat mencari cuan di pasar valas. Trader perlu mendaftar ke suatu broker agar dapat melakukan trading forex. 

Seperti yang telah sedikit disinggung di atas, trading forex secara langsung tanpa broker hampir mustahil untuk dilakukan. Ryan Filbert, salah satu tokoh dalam bidang trading dan investasi di Indonesia, dalam kanal succesbefore30, menjelaskan alasan mengapa Anda memerlukan broker, di antara lain adalah untuk mengurangi risiko pemalsuan karena tidak adanya standardisasi pesanan, serta adanya keperluan perpanjangan tangan bagi pemerintah.

Nah, untuk memilih suatu broker sendiri, trader sebaiknya tidak asal-asalan dan perlu memperhatikan beberapa hal berikut ini:

1.    Regulasi, Keamanan, dan Lisensi

Hal ini bertujuan untuk memastikan broker forex yang trader pilih aman dan tepercaya sehingga trader tidak perlu mengkhawatirkan uangnya akan digelapkan oleh broker tersebut. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan:

a.    Regulasi, merupakan hal terpenting yang perlu Anda pertimbangkan dalam memilih broker forex. Regulasi merupakan suatu aturan yang dikeluarkan negara tempat broker berada yang bertujuan untuk mencegah broker melakukan penipuan. Di Indonesia sendiri, Bappebti adalah badan yang berwenang untuk meregulasi broker forex yang berdiri di Indonesia. 

b.    Reputasi, broker forex yang aman dan tepercaya biasanya memiliki reputasi yang baik di kalangan penggunanya. 

2.    Fasilitas atau Fitur Akun

Perhatikan juga beberapa fasilitas dan fitur apa saja yang dimiliki oleh broker yang akan trader pilih. Berikut adalah beberapa di antaranya:

a.    Customer Service (CS), broker yang bagus biasanya menyediakan layanan ini, yang mana trader dapat mencari bantuan kepada CS ketika sedang mengalami masalah trading.

b.    Platform Trading, merupakan fitur yang menjadi penghubung trader dengan pasar valas. Di sini, trader melakukan transaksi jual beli mata uang asing. Platform trading yang baik biasanya memiliki antarmuka yang mudah dipahami, sederhana, dan lancar.

c.    Deposit dan Penarikan, kemudahan dalam penyetoran dan penarikan dana tentunya harus trader perhatikan dalam memilih broker forex. Sebab ketika trading forex, trader akan menyetorkan modal dan mentransfer keuntungan melalui metode pembayaran yang disediakan oleh broker. Oleh karenanya, trader perlu melihat ketersedian opsi deposit dan penarikan yang dapat trader gunakan.

d.    Leverage, merupakan fasilitas pinjaman yang broker sediakan untuk melipatgandakan potensi profit trader. Setiap broker mungkin memiliki pilihan besaran leverage yang berbeda-beda, mulai dari 1:1 (tanpa leverage) hingga ada yang mencapai 1:3000. Namun, ingat, leverage tidak hanya melipatgandakan potensi profit saja, tapi juga risiko kerugian.

e.    Jenis-Jenis Akun, jenis-jenis akun forex menentukan besaran lot dan modal yang trader perlukan. Misalnya, tipe akun standar merupakan tipe akun yang memerlukan modal paling besar, sedangkan akun cent merupakan tipe akun yang memerlukan modal paling kecil.

f.    Pair Forex, tidak semua pasangan mata uang asing atau valas diperdagangkan oleh broker forex. Mereka biasanya hanya menyediakan pasangan mata uang major, seperti USD/JPY, USD/CHF, dsb. Dalam memilih broker, trader perlu memperhatikan apakah pair forex yang ingin trader gunakan disediakan oleh broker forex tersebut.

3.    Biaya dan Komisi

Biaya adalah uang yang perlu trader keluarkan karena memakai jasa suatu broker, sedangkan komisi adalah bonus dari broker kepada tradernya. Berikut adalah beberapa di antaranya:

a.    Spread, merupakan selisih antara kurs jual dan kurs beli. Semakin besar spread, artinya semakin besar pula biaya yang harus trader bayarkan kepada broker karena telah memakai jasanya. Namun, spread yang besar akan sepadan apabila kualitas broker tersebut bagus dan terjamin keamanannya.

b.    Biaya Broker, broker forex tertentu mungkin membebankan biaya tambahan lain di luar spread yang perlu trader bayarkan.

c.    Bonus dan Promosi, terkadang broker forex tertentu menyediakan bonus, seperti 30 bonus, bonus pendatang baru, atau pun refferal kepada tradernya. Bonus ini merupakan salah satu strategi marketing broker forex agar dapat menggaet trader agar mau memakai jasanya.

d.    Margin, berfungsi sebagai uang jaminan trader karena telah meminjam modal dari broker lewat fasilitas leverage. Tentunya, broker tidak meminjami trader dana dengan begitu saja tanpa memikirkan risiko kerugiannya. Akun margin memiliki risiko tersendiri, dan prosedur khusus mungkin ada untuk meminimalisir risiko kerugian, baik bagi trader maupun bagi broker sendiri.

4.    Ketentuan Broker

Perhatikan juga ketentuan-ketentuan berikut ini:

a.    Deposit Pertama, merupakan setoran dana minimal yang trader perlu keluarkan ketika pertama kali mendaftar ke suatu broker forex. Besaran nominalnya sendiri bergantung pada tipe akun yang trader pilih, mulai dari yang paling besar pada akun standar, lalu akun mini, akun micro, dan terakhir yang paling rendah akun cent. Dana ini merupakan modal yang akan trader pakai untuk melakukan jual beli valas melalui platform trading.

b.    Saldo Minimum, merupakan jumlah dana minimum yang perlu trader simpan pada akun forex agar trader tetap dapat menggunakan fasilitas yang disediakan oleh broker forex. Semakin kecil jumlah saldo minimum yang diperlukan biasanya semakin bagus.

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Dhina Chahyanti
Publisher : Rochmat Shobirin

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES