Entertainment

Film “Tegar” Kisah Anak Tunadaksa yang Pantang Menyerah

Rabu, 16 November 2022 - 10:37 | 22.39k
Film “Tegar” Kisah Anak Tunadaksa yang Pantang Menyerah
Penonton berfoto bersama dengan M Aldifi Tegarajasa, pemeran utama dalam Fim Tegar, Selasa (15/11/2022) di XXI Transmart Malang. (foto:Junita/Times Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Di tengah maraknya film horor yang mengguncang biskop di akhir tahun ini, Anggi Frisca bersama Rumah Produksi Aksa Bumi Langit justru berani tampil beda dengan meluncurkan film keluarga. Dengan mengangkat isu lingkungan dan sosial, Anggi merilis film “Tegar” yang menceritakan seorang anak tunadaksa yang ingin menggapai mimpinya.

Film ini dirilis untuk memperjuangkan ruang bagi masyarakat inklusi, 10 persen dari krunya merupakan kawan-kawan penyandang disabilitas yang turut andil dalam proses produksi film ini. Ada Anton JC yang berperan sebagai pemain pendukung, dan juga Dzoel, fotografer asal Banyuwangi sebagai kru still-photography dan masih banyak lainnya.

Anggi Friska menjelaskan Film Tegar mencakup banyak pembahasan, diantaranya support system dalam keluarga ramah inklusi, dilema pola asuh bagi wanita karier, hingga kebutuhan mendesak adaptasi pendidikan Indonesia untuk masyarakat inklusi.

Film ini rencananya akan tayang di bioskop pada 24 November mendatang. Selasa (15/11/2022) kemarin adalah penayangan screening yang diadakan di XXI Transmart Kota Malang. Screening diadakan di 11 kota berbeda di Indonesia dan Malang menjadi salah satu dari 11 kota tersebut. Pemutaran screening kali ini di hadiri sekitar 200 orang lebih dari berbagai kalangan masyarakat, mulai dari anak-anak, mahasiswa, guru, para orang tua, hingga berbagai awak media.

Film ini bercerita tentang Tegar yang diperankan oleh M Aldifi Tegarajasa, seorang anak berkbutuhan khusus yang ingin sekali bersekolah dan memiliki banyak teman. Pada ulang tahunnya yang ke-10, kakeknya (Deddy Mizwar) menjanjikan kesempatan untuk bisa bersekolah, namun ternyata ibunya, Wida (Ine Febriyanti) menentang hal tersebut.

Film-Tegar-4.jpgWartawan TIMES Indonesia berfoto bersama M Aldifi Tegarajasa, pemeran utama dalam Fim Tegar, Selasa (15/11/2022) di XXI Transmart Malang. (foto:Junita/Times Indonesia)

Dari kecil, Tegar diasingkan dari dunia luar karena Wida khawatir akan perlakuan tidak diinginkan yang mungkin terjadi pada Tegar. Suatu ketika saat ibunya sedang bekerja di luar kota, perawatnya (Joananita Chatarine) dengan berat hati harus meninggalkannya untuk pulang kampung karena ibunya yang sedang sakit, dan di momen ini Tegar harus berusaha untuk menjalani kehidupannya seorang diri.

Karena kebosanannya di rumah dan karena tekad yang kuat untuk bersekolah, Tegar memberanikan diri dan memutuskan untuk pergi dari rumah dan memulai perjalanannya mengejar mimpi untuk bersekolah dan memiliki teman.

Setelah pemutaran film ada kejutan menyanyi bersama  lagu soundtrack “Teman Tegar” yang dibawakan langsung oleh Joananita Chatarine dengan diiringi musik video anak-anak disabilitas lainnya.

Film Tegar ini bukanlah film biasa, di dalamnya ada misi penting yang ingin disampaikan.

“Film ini sebenarnya berangkat dari pemikiran tentang apa yang akan kita lakukan di kondisi terisolasi dan cara kita menegarkan diri dalam keterbatasan,” jelas Anggi selaku sutradara film “Tegar”.

Diadakannya screening Film Tegar ini juga bertujuan untuk menambah lebih banyak penggerak #Teman Tegar di berbagai kota di Indonesia. Film ini juga memiliki tagline “Nothing About Us Without Us”. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

KOPI TIMES