Entertainment

Angkat Keindahan Alam Kaimana, Film 7ujuh Senja Segera Diproduksi

Kamis, 11 Juli 2024 - 16:05 | 15.84k
Para Cast dan perwakilan ASPEKSINDO, HIPPI dan Bapepan KADIN yang mendukung film 7ujuh Senja. (FOTO: Fahmi/TIMES Indonesia)
Para Cast dan perwakilan ASPEKSINDO, HIPPI dan Bapepan KADIN yang mendukung film 7ujuh Senja. (FOTO: Fahmi/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Kaimana merupakan Kabupaten di Provinsi Papua Barat dengan beragam keindahan alamnya. Kini keindahan Kaimana yang dikenal sebagai tepian surga Nusantara Papua Barat akan diangkat melalui sebuah karya film yang berjudul 7ujuh Senja.

Film 7ujuh Senja merupakan film yang akan diproduksi oleh APCM Productions dengan mengangkat tentang keindahan Papua Barat dan wilayah Kaimana itu sendiri yang disutradarai oleh Anwar Sany dengan skenario yang ditulisnya bersama Tritya Krissantie.

Menggandeng Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (ASPEKSINDO), Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) dan Badan Pengembangan Ekosistem Perfilman dan Animasi Kamar Dagang dan Industri (Bapepan KADIN), film 7ujuh Senja ini akan menjadi film pertama yang mengangkat wilayah Kaimana.

“Ya Film 7ujuh Senja menjadi film pertama yang mengangkat tentang keindahan alam wilayah Kaimana,” ucap Direktur Eksekutif ASPEKSINDO, Andi Fajar Asti dalam konferensi pers yang digelar di kantor ASPEKSINDO Jakarta pada Kamis (11/7/2024).

Pria yang akrab disapa Fajar menjelaskan, hadirnya ASPEKSINDO sebagai bagian dari 7ujuh Senja akan mendukung secara maksimal produksi film yang bertujuan memperkenalkan budaya dan keindahan alam khususnya bagian Indonesia Timur yang masih belum tersentuh.

“Film ini merupakan kesempatan menggali dan eksplorasi potensi kekayaan alam Indonesia sekaligus promosi pariwisata di Kaimana serta menunjukkan kepada masyarakat luas bahwa Kaimana itu indah,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Bapepan KADIN, Erik Hidayat menegaskan pihaknya akan memberikan dukungan penuh kepada film 7ujuh Senja melalui jejaring yang dimiliki Bapepan KADIN. Erik berharap kolaborasi bersama ini dapat mendorong perfilman Indonesia menjadi semakin berwarna di tengah maraknya film horror yang beredar saat ini.

“Kita dorong film ini berjalan baik dan bisa menjadi genre yang berbeda di tengah maraknya film horror. Kami dari Bapepan KADIN berharap film Indonesia semakin jaya didalam negeri dan kami akan berupaya memperkenalkan film ini hingga keluar Indonesia,” harapnya.

Alasan Judul 7ujuh Senja

Anwar Sany selaku sutradara menjelaskan alasan film tersebut diberi judul 7ujuh Senja karena dalam film tersebut, Adinda Thomas yang memerankan karakter Sandhya akan menghadapi persoalan yang harus ia hadapi dan itu akan melewati 7 kali senja di Kaimana.

“Sandhya, seorang penulis lagu muda yang mengalami writer's block parah. Ketika ayahnya meninggal, Sandhya pergi ke Kaimana, Papua Barat, untuk menghadiri pemakamannya,” jelas pria yang diberikan kepercayaan sebagai Sutradara dalam film layar lebar perdananya.

Selain itu, Anwar Sany juga mengungkapkan lagu Senja di Kaimana akan mengisi bagian dari film yang akan mulai syuting 27 Juli ini selama 13-15 hari kedepan. “Lagu Senja di Kaimana akan sedikit disesuaikan, selain itu akan ada lagu lainnya yang mengisi film tersebut,” ungkapnya.

Adinda Thomas sebagai pemeran utama Sandhya sendiri mengaku senang menjadi bagian dari film 7ujuh Senja. Ia juga merasa senang selama proses reading dan tidak sabar untuk mulai syuting di Kaimana.

Menurut Adinda Thomas, ini akan menjadi pengalaman pertamanya di Kaimana karena wanita kelahiran Bandung Jawa Barat ini baru pertama kali ke Kaimana Papua. “Ini adalah syuting sekaligus perdana saya kesana,” ujar Dinda.

Alasan Film 7ujuh Senja Harus Tayang dan ditonton

Selaku produser film 7ujuh Senja, Habibi menjelaskan berbagai alasan agar film yang akan diproduksi ini tayang di bioskop. Menurutnya, alasan pertama film ini harus tayang karena lokasinya syutingnya.

“Kaimana yang menjadi lokasi syuting harus diperkenalkan kepada masyarakat luas. Selain itu alasan lainnya untuk menunjukkan bahwa wilayah Papua ini damai, indah dan menjadi destinasi kunjungan wisata,” imbuhnya.

Selain itu, lanjut Habibi, film 7ujuh Senja ini adalah film yang digarap oleh Productions House (PH) kelas menengah yang diharapkan dengan stimulus ini menjadi karya yang bisa tayang di bioskop.

“Film ini juga mengisahkan sosok muda yang tidak perlu merantau ke Jakarta atau Kota besar lainnya karena melalui film ini, menggambarkan bahwa didaerah bisa sukses juga. Terakhir, film ini sebagai alternatif film ditengah maraknya film dengan genre horor,” tandasnya.

Sebagai informasi, selain Adinda Thomas, Film 7ujuh Senja akan didukung oleh Rendy Herpy, Riza Syah, Julian Kambu, Naura Hakim, lan Williams dan masyarakat Kaimana lainnya. Selain Kaimana, Film 7ujuh Senja sendiri akan mengambil lokasi di Jakarta juga. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES