Flash News

Fasilitas Umum di Alun-Alun Bondowoso Rawan Dicuri, Terbaru Dua Mesin Pompa Air Raib

Kamis, 06 Oktober 2022 - 15:51 | 10.82k
Fasilitas Umum di Alun-Alun Bondowoso Rawan Dicuri, Terbaru Dua Mesin Pompa Air Raib
Fasilitas di Alun-alun RBA Ki Ronggo Bondowoso rawan Dicuri maling (FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BONDOWOSO – Keberadaan fasilitas umum di Alun-Alun Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, menjadi sasaran orang tidak bertanggung jawab. Sebab sejumlah fasilitas dicuri.

Misalnya, bagian kursi yang terbuat dari tembaga hilang digondol maling. Bahkan beberapa waktu lalu, terekam kamera, bunga beserta potnya dibawa oleh pemotor tak dikenal.

Selain menggondol beberapa benda lainnya, oknum tidak bertanggung jawab juga melakukan pengrusakan.

Bahkan berdasarkan hasil pantauan DLH (Dinas Lingkungan Hidup) Bondowoso, baru-baru ini dua unit mesin pompa air berhasil di ondol maling. Parahnya lagi, kejadian tersebut terjadi dalam waktu sepekan.

Kabid Perlindungan Lingkungan Hidup dan Keanekaragaman Hayati DLH Kabupaten Bondowoso, Syahrial Fary menyampaikan, meskipun sudah selalu diperbarui dan ditambah, alat-alat yang ada di alun-alun, memang tidak jarang menjadi sasaran tangan jahil oknum masyarakat yang tidak bertanggung jawab. 

Hal itu dibuktikan dengan banyaknya sarana prasarana yang dirusak, bahkan hilang entah kemana. "Kalau bunga atau tanaman lainnya, sudah langganan hilang," imbuh dia, Kamis (6/10/2022).

Syahrial juga memaparkan, bahwa pada pekan lalu, dua unit pompa air yang terletak di Paseban dan Posko Dinas Lingkungan Hidup (DLH) di alun-alun RBA Ki Ronggo, juga hilang dicuri orang. 

Padahal pompa air tersebut kata dia, sudah dilengkapi dengan pengamanan. "Sudah digembok itu, tapi tetap aja dirusak. Kemudian dap airnya diambil," jelasnya.

Biasanya pompa tersebut digunakan untuk menyiram tanaman-tanaman yang ada taman Alun-alun RBA Ki Ronggo Bondowoso. Serta untuk kegiatan yang membutuhkan air. 

Maka ketika hilang, petugas mengaku cukup kesulitan untuk mendapatkan air. "Tapi Alhamdulillah, sudah kita ganti dengan yang baru sekarang," paparnya.

Melihat kejadian tersebut, DLH berencana akan membuat surat pengaduan kepada Satpol PP. Harapannya penjagaannya akan diperketat, sehingga tidak ada lagi sarana dan prasarana yang hilang atau dirusak. 

Apalagi lanjut dia, anggaran untuk pengadaan sarana di alun-alun masih terbatas. "Biar ada efek jera juga kepada para pelaku nanti," paparnya.

Selain pompa air dan tanaman, beberapa fasilitas lain seperti kursi juga sering dirusak. Misal bagian kakinya dipatahkan, dibengkokkan dan lain sebagainya. Padahal kursi tempat warga bersantai itu sudah terbuat dari besi. 

Maka Syahrial menegaskan, untuk sementara melakukan penarikan terlebih dahulu terhadap fasilitas. 

"Khawatir ada hal hal yang tidak diinginkan. Misal kena anak kecil, terus luka. Kan kita yang disalahkan," jelas dia. 

Salah seorang warga, Wahyudi mengaku bahwa saat nongkrong di Alun-alun di dekat Museum Gerbong Maut, mendapati bagian besi di kursi banyak yang hilang.

"Selain tidak enak untuk bersantai, juga tidak bagus dilihat. Semoga pelaku segera ditangkap," kata dia.

Menurutnya, dia sering mengunjungi Alun-Alun RBA Ki Ronggo hanya sekedar untuk mencari makan atau bersantai. "Kalau kemudian fasilitasnya dirusak dan tidak bisa digunakan, maka pengunjung tidak betah," paparnya.

Pihaknya berharap, pelaku pencurian fasilitas di Alun-Alun RBA Ki Ronggo Bondowoso segera tertangkap. "Sebisa mungkin tidak ada lagi pencurian," harapnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Dody Bayu Prasetyo
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

KOPI TIMES